Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Masakan Spesial Saat Lebaran, Mana Favoritmu?

Kompas.com - 24/05/2020, 17:05 WIB
Dandy Bayu Bramasta,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan, tibalah saatnya perayaan hari raya Idul Fitri.

Hari raya Idul Fitri dimaknai oleh umat Islam sebagai penanda hari kemenangan karena telah berhasil "mengalahkan" hawa nafsu dan godaan-godaan selama berpuasa.

Berbicara mengenai hari raya Idul Fitri, banyak masakan-masakan yang begitu spesial atau khas mewarnai tibanya hari kemenangan tersebut.

Tak jarang, beberapa masakan-masakan itu hanya dibuat hanya pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri saja.Baca juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh apabila Kebanyakan Makan Saat Sahur...

Lantas, apa saja masakan-masakan tersebut?

1. Ketupat

Ilustrasi ketupat yang dibungkus janur alias daun kelapa. SHUTTERSTOCK/HAPELINIUM Ilustrasi ketupat yang dibungkus janur alias daun kelapa.

Makanan ini adalah salah satu yang terfavorit dan tak boleh absen saat hari raya Idul Fitri tiba.

Makanan berbahan beras yang dibungkus dalam anyaman daun kelapa muda ini akan dipotong-potong dan disajikan bersama hidangan wajib lainnya seperti opor ayam.

Diberitakan Kompas.com, (25/6/2017), ketupat berasal dari dari masa hidup Sunan Kalijaga, tepatnya di masa syiar Islamnya pada abad XV hingga XVI.

Sunan Kalijaga menjadikan ketupat sebagai budaya sekaligus filosofi Jawa yang berbaur dengan nilai ke-Islaman.

Masyarakat Jawa dan Sunda menyebut ketupat sebagai kupat yang berarti ngaku lepat atau mengakui kesalahan.

Baca juga: Melihat Makna Ketupat sebagai Fenomena Kebudayaan Indonesia...

2. Opor ayam

Ilustrasi Opor ayamAmalliaEka Ilustrasi Opor ayam

Selain ketupat, masakan khas lain di hari raya Idul Fitri adalah opor ayam.

Opor ayam adalah menu berkuah (santan) dengan isi daging ayam dan bumbu rempah.

Paduan antara potongan daging ayam yang empuk dengan gurihnya kuah santan dan wanginya aroma bumbu menjadikan opor ayam salah satu menu andalan saat Idul Fitri.

Santan yang kental adalah salah satu kunci sedap dan gurihnya sajian opor ayam ini.

Namun, penggunaan santan kental tersebut sebaiknya dihindari lantaran dapat menimbulkan masalah kesehatan nantinya.

Gunakan santan yang encer dapat menjadi solusi untuk mengganti penggunaan santal kental tersebut.

Baca juga: 8 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

3. Sambal goreng kentang atau daging

Ilustrasi sambal goreng hati ampela. Dok. Shutterstock/Aris Setya Ilustrasi sambal goreng hati ampela.

Hidangan lain yang juga khas saat lebaran adalah sambal goreng kentang.

Adapun cara membuatnya yaki potong kentang berbentuk kotak-kotak kecil, lalu goreng hingga matang.

Kemudian, belah petai menjadi dua, goreng sebentar, sisihkan, haluskan bumbu dasar, lalu tumis dengan api kecil hingga kecoklatan dan harum.

Masukkan daging ke dalamnya, dan masak sampai mengeluarkan minyak dan matang. Masak dengan api kecil hingga daging mengering, lalu tambahkan santan ke dalamnya.

Jika daging masih terlalu keras, tambahkan sedikit air, lalu masak kembali sampai kering.

Setelah daging empuk dan kering, masukkan kecap manis ke dalamnya, aduk rata, tambahkan irisan cabe merah besar, kentang dan petai yang sudah digoreng. Aduk rata sampai tercampur sempurna dan matang.

Baca juga: Puasa, Bagaimana Menjaga Asupan Makanan bagi Tubuh?

4. Ayam gagape

Hidangan yang biasanya disajikan saat lebaran ini berasal dari Makassar. Ayam gagape terbuat dari olahan ayam kampung dengan daging yang lembut.

Hidangan ini umumnya dijadikan lauk sebagai pelengkap ketupat. Namun, bisa juga disantap dengan nasi putih.

Tampilan Ayam Gagape mirip seperti opor yakni berkuah santan gurih serta campuran rempah-rempah segar.

Selain itu, cita rasa masakan Makassar memang terkenal kaya akan penggunaan bumbu-bumbu rempah khas Sulawesi.

Baca juga: Bisnis Makanan Kaesang Pangarep, dari Kedai Kopi hingga Kuliner Ayam

5. Semur

Semur daging dan kentang, sayur berkuah dengan cita rasa manis gurih. SHUTTERSTOCK/ARIYANI TEDJO Semur daging dan kentang, sayur berkuah dengan cita rasa manis gurih.

Kemudian, masakan yang khas saat lebaran yakni semur. Hidangan ini berbahan dasar daging dengan kuah cokelat yang pekat.

Isian daging juga dapat diganti dengan bahan lain seperti kentang, petai, tempe atau bahan-bahan lain sesuai selera masing-masing.

Adapun bahan dari kuah yang berwarna coklat tersebut berasal dari campuran kecap, bawang merah, bawang putih, pala dan bahan lainnya.

Selamat menikmati...

Baca juga: Alih Fungsi Masjid di Saat Corona, dari Bank Makanan hingga Tempat Penyimpanan Mayat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Beda Pandangan Timwas Haji DPR dan Kemenag soal Kuota Tambahan Haji Plus 2024

Beda Pandangan Timwas Haji DPR dan Kemenag soal Kuota Tambahan Haji Plus 2024

Tren
Kucing Langka Lynx Iberia Tak Lagi Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

Kucing Langka Lynx Iberia Tak Lagi Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

Tren
Cara Mengurus KTP Hilang secara Online dan Offline, Tak Perlu Surat Pengantar

Cara Mengurus KTP Hilang secara Online dan Offline, Tak Perlu Surat Pengantar

Tren
Jadwal, Link, dan Daftar PTN yang Buka Ujian Mandiri Online

Jadwal, Link, dan Daftar PTN yang Buka Ujian Mandiri Online

Tren
Profil Tanri Abeng, Mantan Menteri Era Soeharto-Habibie yang Meninggal Dunia

Profil Tanri Abeng, Mantan Menteri Era Soeharto-Habibie yang Meninggal Dunia

Tren
Benarkah Kedaluwarsa Kosmetik yang Sudah Dibuka Menyesuaikan PAO? Ini Kata BPOM

Benarkah Kedaluwarsa Kosmetik yang Sudah Dibuka Menyesuaikan PAO? Ini Kata BPOM

Tren
Ibu Hamil Disebut Perlu Hindari Makanan Laut agar Anak Tidak Autis, Ini Kata Ahli

Ibu Hamil Disebut Perlu Hindari Makanan Laut agar Anak Tidak Autis, Ini Kata Ahli

Tren
Bolehkah Bayar Tol Pakai Kartu e-Toll Pengendara Lain? Ini Kata Jasa Marga

Bolehkah Bayar Tol Pakai Kartu e-Toll Pengendara Lain? Ini Kata Jasa Marga

Tren
Bantu Kontrol Gula Darah, Kenali 4 Efek Samping Kulit Manggis

Bantu Kontrol Gula Darah, Kenali 4 Efek Samping Kulit Manggis

Tren
Kenisbian Semantika Lagi dan Sedang

Kenisbian Semantika Lagi dan Sedang

Tren
7 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Minum Teh Tawar Setiap Hari

7 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Minum Teh Tawar Setiap Hari

Tren
Rekrutmen KAI Dibuka Hari Ini, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Rekrutmen KAI Dibuka Hari Ini, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Tren
BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 Juni 2024

BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 Juli | Alasan Pagi Hari Dingin Saat Musim Kemarau

[POPULER TREN] Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 Juli | Alasan Pagi Hari Dingin Saat Musim Kemarau

Tren
Catat, 34 Jalan Ditutup saat Jakarta International Marathon 2024, Mana Saja?

Catat, 34 Jalan Ditutup saat Jakarta International Marathon 2024, Mana Saja?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com