Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sup di Jepang Berumur 79 Tahun Tetap Nikmat dan Aman Dimakan, Apa Rahasianya?

Kompas.com - 24/04/2024, 07:00 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Restoran Otafuku di Asakusa, Tokyo, Jepang, menyajikan sup yang dikenal dengan "rebusan abadi" berupa oden berusia 79 tahun. 

Untuk diketahui, oden adalah hidangan rebusan atau hotpot berbasis dashi atau kaldu yang dibuat dari jamur, rumput laut, atau ikan kering.

Bahan-bahan yang dimasukkan dalam oden bisa berupa otak-otak ikan, bakso ikan, telur rebus, daging, lobak, dan sebagainya.

Baca juga: Gubernur di Jepang Mengundurkan Diri Usai Menghina Penjual Sayur  

Rahasia di balik sup berumur 79 tahun

Dikutip dari IFL Science, sebagian kuah sup dasar di Restoran Otafuku terus dipanaskan ulang sejak 1945 silam dan masih aman dimakan hingga 2024.

Sup itu awalnya sudah dibuat pada 1916 saat restoran tersebut kali pertama dibuka. Namun, jejak sup pertama sempat hilang karena restoran tutup akibat serangan udara saat Perang Dunia II.

Sup ini dijuluki sebagai perpetual stew atau rebusan abadi, karena sajian ini dipanaskan dan dimasak dengan api kecil secara teratur untuk menjaga kualitas dan cita rasanya.

Suhu yang terjaga pada sup ini tergolong optimal untuk mencegah bakteri berkembang biak dalam biang kuah masakan.

Selama puluhan tahun, saban hari juru masak di restoran ini terus menambah kuah serta bahan-bahan pengisi oden untuk dijajakan kepada pengunjung. 

Meskipun sup di Restoran Otafuku dinyatakan aman lewat cara pemanasan konstan, namun masyarakat tidak disarankan untuk meniru cara pembuatannya di rumah, karena proses memasak ini perlu kecakapan dan teknik khusus. 

Baca juga: Ada 2 Masakan Indonesia, Ini Daftar Sup Daging Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas


Rebusan abadi di Thailand

Selain di Jepang, sebuah restoran di Bangkok, Thailand juga mempunyai menu dari puluhan tahun lalu.

Restoran tersebut memenangkan penghargaan Wattana Panich karena memiliki sup daging sapi dan kambing yang berusia 49 tahun.

Sup sapi dan kambing tersebut memiliki rasa yang lezat, cita rasa kuat, dan memiliki bau aromatik yang tajam.

Sup tersebut juga sudah dibuat oleh tiga generasi oleh koki yang bekerja di restoran tersebut. Setiap malam, apa pun yang ada di dalam pot akan dikeluarkan lagi keesokan harinya.

Keesokan harinya, banyak bahan yang ditambahkan akan direbus lagi dan cara ini dilakukan selama beberapa dekade.

Baca juga: Resto Ini Mempekerjakan Penderita Demensia, Tamu yang Memesan Sup Justru Mendapatkan Sandwich

Rebusan abadi pernah jadi tren

Sup abadi ini pernah menjadi tren saat warganet TikTok asal Brooklyn, New York, Amerika Serikat bernama membuat sup kentang daun bawang di crockpot yang awet selama 40 hari, dilansir dari The Spruce Eat.

Halaman:

Terkini Lainnya

Ratusan Monyet Mati dan Terancam Punah di Meksiko, Diduga karena Gelombang Panas

Ratusan Monyet Mati dan Terancam Punah di Meksiko, Diduga karena Gelombang Panas

Tren
Kronologi Jampidsus Kejagung Dibuntuti Densus 88, Diduga Terkait Pengusutan Korupsi Timah

Kronologi Jampidsus Kejagung Dibuntuti Densus 88, Diduga Terkait Pengusutan Korupsi Timah

Tren
Terima Kasih, Prof. Salim Said

Terima Kasih, Prof. Salim Said

Tren
10 Aktivitas yang Dapat Meningkatkan Stamina, Mudah Dilakukan

10 Aktivitas yang Dapat Meningkatkan Stamina, Mudah Dilakukan

Tren
Bukan Segitiga Bermuda, Ini Jalur Laut Paling Berbahaya di Dunia

Bukan Segitiga Bermuda, Ini Jalur Laut Paling Berbahaya di Dunia

Tren
7 Pilihan Ikan Tinggi Fosfor, Sehatkan Tulang tapi Perlu Dibatasi Penderita Gangguan Ginjal

7 Pilihan Ikan Tinggi Fosfor, Sehatkan Tulang tapi Perlu Dibatasi Penderita Gangguan Ginjal

Tren
Film Vina dan Fenomena 'Crimetainment'

Film Vina dan Fenomena "Crimetainment"

Tren
5 Efek Samping Minum Kopi Susu Saat Perut Kosong di Pagi Hari

5 Efek Samping Minum Kopi Susu Saat Perut Kosong di Pagi Hari

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 24-25 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 24-25 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Pencairan Jaminan Pensiun Sebelum Waktunya | Prakiraan Cuaca BMKG 24-25 Mei

[POPULER TREN] Pencairan Jaminan Pensiun Sebelum Waktunya | Prakiraan Cuaca BMKG 24-25 Mei

Tren
Rumput Lapangan GBK Jelang Kualifikasi Piala Dunia usai Konser NCT Dream Disorot, Ini Kata Manajemen

Rumput Lapangan GBK Jelang Kualifikasi Piala Dunia usai Konser NCT Dream Disorot, Ini Kata Manajemen

Tren
Bukan UFO, Penampakan Pilar Cahaya di Langit Jepang Ternyata Isaribi Kochu, Apa Itu?

Bukan UFO, Penampakan Pilar Cahaya di Langit Jepang Ternyata Isaribi Kochu, Apa Itu?

Tren
5 Tokoh Terancam Ditangkap ICC Imbas Konflik Hamas-Israel, Ada Netanyahu

5 Tokoh Terancam Ditangkap ICC Imbas Konflik Hamas-Israel, Ada Netanyahu

Tren
Taspen Cairkan Gaji ke-13 mulai 3 Juni 2024, Berikut Cara Mengeceknya

Taspen Cairkan Gaji ke-13 mulai 3 Juni 2024, Berikut Cara Mengeceknya

Tren
Gaet Hampir 800.000 Penonton, Ini Sinopsis 'How to Make Millions Before Grandma Dies'

Gaet Hampir 800.000 Penonton, Ini Sinopsis "How to Make Millions Before Grandma Dies"

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com