Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TPA Terbesar di India Kebakaran Selama 24 Jam, Keluarkan Asap Beracun

Kompas.com - 24/04/2024, 08:00 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tempat pembuangan akhir (TPA) Ghazipur, New Delhi, India terbakar selama 24 jam pada Minggu (21/4/2024) pukul 17.22 waktu setempat.

Dilansir dari The IndependentTPA Ghazipur adalah tempat pembuangan sampah terbesar di India dengan luas setidaknya 40 kali ukuran lapangan sepak bola.

Selain itu, TPA Ghazipur dapat menampung sedikitnya 8,4 juta ton sampah dengan tinggi mencapai 65 meter.

Layanan sipil di Delhi atau Municipal Corporation of Delhi (MCD) menyampaikan, 90 persen api telah padam, pada Senin (22/4/2024) malam, dikutip dari Business Standard.

MCD mengerahkan 16 ekskavator, 2 buldoser, dan 6 alat pemadam kebakaran untuk memadamkan api di TPA Ghazipur.

Baca juga: Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Penyebab kebakaran di TPA Ghazipur

Dinas Pemadam Kebakaran Delhi mengatakan, penyebab kebakaran di TPA Ghazipur kemungkinan berasal dari timbunan gas metana yang dihasilkan dalam tumpukan sampah, dikutip dari Times of India.

Diketahui, gas metana relatif mudah terbakar di musim kemarau atau saat cuaca panas. Gas ini secara alami terbentuk dari proses fermentasi secara anaerob oleh bakteri metana yang menguraikan sampah-sampah organik.

Di sisi lain, kepolisian Ghazipur menerima laporan pengajuan kasus kebakaran yang dilakukan oleh individu tak dikenal.

Kasus tersebut diajukan berdasarkan KUHP India (IPC) pasal 336 tentang tindakan yang membahayakan nyawa atau keselamatan pribadi orang lain dan pasal 278 tentang membuat suasana berbahaya bagi kesehatan.

Meskipun demikian, Walikota Distrik Delhi, Shelly Oberoi mengatakan bahwa CD akan melakukan penyelidikan atas insiden kebakaran tersebut.

Selain itu, Menteri Lingkungan Hidup Distrik Delhi, Gopal Rai menginstruksikan Sekretaris Utama bidang lingkungan hidup dan hutan untuk memberikan laporan tentang penyebab kebakaran dalam waktu 48 jam.

TPA Ghazipur pernah mengalami kebakaran selama gelombang panas menghantam India pada 2022. Tempat pembuangan ini juga pernah runtuh dan menewaskan dua orang pada 2018.

Baca juga: Viral, Video Sapi di Lokasi Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Bagaimana Kondisinya?


Kebakaran keluarkan asap beracun dan berbahaya

Usai kebakaran selama lebih dari 24 jam tersebut menyebabkan asap beracun menyebar ke udara di kawasan padat penduduk di pinggiran New Delhi, India.

Dinukil dari Weather, kebakaran TPA ini menghasilkan gas beracun dan berbahaya, seperti karbon dioksida, karbon monoksida, dan hidrogen sulfida.

Seorang warga desa dekat Gharoli, India, Ram Kumar mengeluhkan masalah pernapasan yang dialaminya usai insiden tersebut.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com