Historiografi pada Masa Islam di Nusantara

Kompas.com - 12/05/2021, 14:11 WIB

KOMPAS.com - Historiografi adalah hasil karya dalam bentuk tulisan atau lisan mengenai sejarah.

Penulisan sejarah ini dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu historiografi tradisional, historiografi kolonial, dan historiografi modern.

Karya historiografi tradisional yang keseluruhan ceritanya didominasi unsur Islam adalah historiografi Islam.

Historiografi Islam adalah penulisan sejarah oleh para muslim yang sebagian besar ditulis dalam bahasa Arab.

Pada awal perkembangan Islam, historiografi yang ditulis berisi berita penciptaan bumi, turunnya Nabi Adam dan kisah para nabi, serta riwayat hidup Nabi Muhammad.

Dalam perkembangan selanjutnya, penulisan sejarah ini lebih banyak digunakan untuk memaparkan mengenai gejala-gejala tentang keadaan manusia dalam urutan kronologis.

Baca juga: Masuknya Islam ke Nusantara

Perkembangan historiografi pada masa Islam

Penulisan sejarah Islam pertama kali masih bersifat Arab murni, tidak ada peran Persia atau Yunani.

Dalam perkembangannya, barulah mendapatkan pengaruh dari ahli kitab dan Persia.

Husein Nashshar menyimpulkan bahwa penulisan sejarah Arab Islam tumbuh dari dua arus berbeda, yaitu:

  • Arus lama, terdiri atas cerita-cerita khayal dan folklore yang berbentuk syair.
  • Arus baru, terdiri atas berita-berita autentik dan mendalam yang biasanya berupa kisah nyata.

Perkembangan historiografi Islam berlanjut pada masa kerajaan besar, yaitu Dinasti Abbasiyah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.