Olimpiade Tokyo 2020, IOC Berkoordinasi dengan WHO

Kompas.com - 31/01/2020, 20:42 WIB
Cincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019. channelnewsasia.com/Reuters/Issei KatoCincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019.

GENEVA, KOMPAS.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berkenaan dengan merebaknya virus corona.

Laman kyodonews.net melaporkan, koordinasi ini memang ada kaitannya dengan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Zohri Fokus Latihan Internal Jelang Olimpiade Tokyo 2020

"Koordinasi menjadi penting karena kami berkepentingan untuk menjadikan pelaksanaan Olimpiade aman," kata pernyataan jurubicara IOC.

Lebih lanjut, pelaksana Olimpiade Tokyo 2020 juga melakukan kerja sama dengan berbagai organisasi yang relevan terkait wabah ini.

Calon penumpang kereta api mengenakan masker di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (31/1/2020). PT KAI Daop 1 Jakarta membagikan masker gratis pada calon penumpang dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Calon penumpang kereta api mengenakan masker di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (31/1/2020). PT KAI Daop 1 Jakarta membagikan masker gratis pada calon penumpang dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Kami akan berhati-hati melakukan pemantauan berbagai insiden terkait virus corona," kata pernyataan itu lagi.

Seorang petugas medis terlihat memandangi mayat pria yang terbaring di depan toko furnitur di Wuhan, China, pada 30 Januari 2020. Jurnalis AFP yang mengambil gambarnya tidak bisa mengonfirmasi bagaimana meninggalnya. Namun, pengguna jalan meyakini dia meninggal karena terinfeksi virus corona.AFP/HECTOR RETAMAL Seorang petugas medis terlihat memandangi mayat pria yang terbaring di depan toko furnitur di Wuhan, China, pada 30 Januari 2020. Jurnalis AFP yang mengambil gambarnya tidak bisa mengonfirmasi bagaimana meninggalnya. Namun, pengguna jalan meyakini dia meninggal karena terinfeksi virus corona.

Pada Kamis (30/1/2020), penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 menyatakan tidak akan menunda pelaksanaan pesta akbar olahraga multicabang dunia itu.

Pernyataan itu merupakan jawaban atas rumor di media sosial bahwa Olimpiade mauun Paralimpik dibatalkan lantaran corona.

Empat tahun lalu, beberapa atlet top batal berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro.

Pemicunya adalah virus zika yang berkembang lantaran gigitan nyamuk pada manusia.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X