Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa itu Senyawa Intermediet?

Kompas.com - 17/05/2022, 12:29 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Reaksi kimia dilakukan untuk mengubah senyawa reaktan menjadi suatu senyawa produk. Namun, dalam proses tersebut kerap terdapat senyawa intermediet. Apa itu senyawa intermediet?

Pengertian senyawa intermediet

Senyawa intermediet disebut juga sebagai zat antara dalam kimia. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, senyawa intermediet adalah zat kimia yang dihasilkan selam konversi beberapa reaktan menjadi produk.

Reaksi kimia reaktan menjadi produk tidak selalu berlangsung dalam satu langkah. Dalam beberapa kasus, reaktan berubah menjadi senyawa intermediet terlebih dahulu sebelum berubah menjadi produk secara keseluruhan.

Senyawa intermediet biasanya tidak dimasukkan ke dalam persamaan reaksi kimia secara keseluruhan. Hal tersebut karena senyawa intermediet sangat reaktif.

Baca juga: Rumus Kimia dan Tatanama Senyawa

Senyawa intermediet hanya akan bertahan dalam waktu singkat dan trus bereaksi hingga tidak akan tersisa di akhir reaksi. Senyawa intermediet yang terbentuk pada awal reaksi, secara keseluruhan akan berubah menjadi produk di akhir reaksi.  

Contoh senyawa intermediet

Glukosa-6-fosfat

Contoh senyawa intermediet adalah glukosa-6-fosfat yang terbentuk dalam reaksi glikolisis. Dilansir dari Chemistry LibreTexts, dalam glikolisis glukosa (GLC) adalah reaktan awal yang diubah melalui serangkaian langkah untuk membentuk piruvat (PYR).

Glukosa yang berubah menjadi senyawa intermediet glukosa-6-fosfatchem.libretexts.org Glukosa yang berubah menjadi senyawa intermediet glukosa-6-fosfat

Untuk membentuk piruvat, glikolisis dibentuk menjadi senyawa intermediet terlebih dahulu yaitu glukosa-6-fosfat. Namun, keberadaan glukosa-6-fosfat tidak dimasukkan ke dalam persamaan reaksi glikolisis.

Hal tersebut dikarenakan, semua glukosa-6-fosfat yang dibentuk selama reaksi akan berubah menjadi piruvat dan tidak bersisa sama sekali.

Baca juga: Ciri-ciri Senyawa Hidrokarbon Aromatik

Cumene

Contoh senyawa intermediet selanjutnya adalah cumene. Dilansir dari American Chemistry Council, cumene atau isopropilbenzena atau 2-fenilpropana atau 1-metiletil benzene adalah senyawa intermediet dalam reaksi kimia pembuatan fenol dan aseton.

Cumene adalah cairan tidak berwarna dan mudah menguap. Secara alami, cumene terkandung dalam tar batubara, sehingga memiliki aroma seperti bahan bakar fosil. Cumene digunakan sebagai pelarut industri untuk membuat cat, lak, dan juga enamel.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com