Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Padi dan Kapas Melambangkan Keadilan?

Kompas.com - 20/05/2024, 14:04 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Dalam kehidupan bernegara, pendidikan Pancasila baik untuk diterapkan sejak sekolah dasar.

Pancasila terdiri dari lima sila dan masing-masing mempunyai lambang sendiri-sendiri.

Dilansir dari buku Pancasila Satu-Satunya Ideologi Bangsa Indonesia (2021) oleh Junias Marvel Lumban Tobing, seluruh komponen kehidupan bangsa harus turut serta dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila.

Berikut pertanyaan mengenai Pancasila:

Baca juga: Arti Lambang Pancasila

Pertanyaan

Mengapa padi dan kapas pada simbol Pancasila sila kelima melambangkan keadilan?

Jawab:

Padi dan kapas pada simbol Pancasila sila kelima melambangkan keadilan, karena padi dan kapas adalah kebutuhan dasar manusia.

Dikutip dari buku Mencari Telur Garuda (2020) oleh Nanang R. Hidayat, dijelaskan bahwa padi yang menjadi dasar untuk makanan pokok orang-orang Indonesia, sementara kapas melukiskan bahan pakaian rakyat Indonesia.

Baca juga: 5 Makna Lambang Pancasila

Selain itu, padi dan kapas merupakan tanaman yang hidup subuh di Tanah Air.

Jadi, padi dan kapas melambangkan sandang dan pangan yang merupakan bahan kemakmuran lahiriah sebagai sarana kemakmuran batiniah.

Adapun padi dan kapas melambangkan keadilan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia yang menjadi tujuan bangsa dan negara Indonesia.

Baca juga: Makna 5 Lambang Pancasila

Seperti kita ketahui, arti Pancasila dan lambangnya memang sangat vital bagi bangsa kita.

Hukum dan budaya di seluruh Indonesia hendaknya harus mematuhi dan tidak melanggar serta bertentangan dengan Pancasila.

Fungsi Pancasila memang telah menjadi pedoman bangsa Indonesia selama bangsa ini berdiri.

Oleh karena itu, lambang padi dan kapas bertujuan untuk memberikan kebutuhan dasar setiap bangsa Indonesia secara adil dan merata.

Itulah penjelasan mengapa padi dan kapas dalam Pancasila melambangkan keadilan.

Baca juga: Makna Lambang Pancasila ke-2, Rantai Emas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Senyawa Alkaloid: Pengertian dan Contohnya

Senyawa Alkaloid: Pengertian dan Contohnya

Skola
Di Mana Habitat Tumbuhan Lumut?

Di Mana Habitat Tumbuhan Lumut?

Skola
Unsur Paling Melimpah di Kerak Bumi

Unsur Paling Melimpah di Kerak Bumi

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Reaktivitas Kimia Unsur?

Apa yang Dimaksud dengan Reaktivitas Kimia Unsur?

Skola
Rumus Keliling Segitiga Sama Kaki beserta Contoh Soalnya

Rumus Keliling Segitiga Sama Kaki beserta Contoh Soalnya

Skola
Komunikasi Krisis: Pengertian dan Contohnya

Komunikasi Krisis: Pengertian dan Contohnya

Skola
Hipotesis atau Hipotesa, Bagaimana Penulisannya yang Tepat?

Hipotesis atau Hipotesa, Bagaimana Penulisannya yang Tepat?

Skola
4 Contoh Modernisasi dalam Upaya Pelestarian Budaya

4 Contoh Modernisasi dalam Upaya Pelestarian Budaya

Skola
6 Sumber Utama Penambahan Devisa Negara

6 Sumber Utama Penambahan Devisa Negara

Skola
Rumus Keliling Persegi Panjang beserta Contoh Soalnya

Rumus Keliling Persegi Panjang beserta Contoh Soalnya

Skola
Apa itu Senyawa Amina?

Apa itu Senyawa Amina?

Skola
20 Contoh Kata Berimbuhan Ter- beserta Maknanya

20 Contoh Kata Berimbuhan Ter- beserta Maknanya

Skola
Senyawa Organik Mudah Menguap: Pengertian dan Contohnya

Senyawa Organik Mudah Menguap: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Besi dapat Memuai?

Mengapa Besi dapat Memuai?

Skola
Mengapa Alga Tidak Termasuk Kingdom Plantae?

Mengapa Alga Tidak Termasuk Kingdom Plantae?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com