Kompas.com - 05/08/2021, 18:05 WIB
Ilustrasi penulisan partikel pun dan per KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi penulisan partikel pun dan per

KOMPAS.com – Bahasa Indonesia adalah bahasa yang teratur dan memiliki aturan yang jelas. Dalam bahasa Indonesia, suatu kalimat disusun dengan berbagai unsur, salah satunya adalah partikel.

Arie Yuanita dalam jurnal Bentuk dan Distribusi Ungkapan Fatis Bahasa Indonesia Siswa Kelas VI Sekolah Dasar (2019) menyebutkan bahwa partikel merupakan sejenis kata tugas yang mempunyai bentuk khusus, yaitu sangat ringkas atau kecil dan memiliki fungsi-fungsi tertentu.

Salah satu partikel yang sering digunakan dalam kalimat adalah partikel pun dan partikel per. Berikut adalah aturan penulisan partikel –per dan partikel-pun menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2016) yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan:

Penulisan partikel –pun terpisah

Dalam suatu kalimat, partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mempersiapkannya. Berikut contohnya:

  • Kalau pun harus merantau di kota orang, aku akan sering pulang untuk menemui ibu di kampung.
  • Kami pun turut bersedih atas kepergiaan beliau.
  • Aku pun turut serta dalam olimpiade Fisika antar SMP tahun lalu.
  • Apa pun yang terjadi di masa depan, aku harap kamu selalu kuat menghadapinya.
  • Jangankan pergi bermain, hingga tengah malam pun ia masih bekerja menimba rezeki.
  • Jangankan dua kali, satu kali pun dia tidak pernah datang ke kampung untuk melihat rumah peninggalan orang tuanya.

Baca juga: Penggunaan Kata Depan Di, Ke, dan Dari

Penulisan partikel-pun digabung

Dilansir dari PUEBI Daring, partikel pun yang merupakan unsur kata penghubung atau konjungsi ditulis serangkai. Contohnya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Ia akan terus berjuang demi menghidupi anaknya, bagaimanapun sulitnya.
  • Para pengunjuk rasa tak kunjung bubar, sekalipun aparat telah menggunakan gas air mata.
  • Mereka tetap semangat pergi bersekolah, walaupun harus melewati sungai tanpa adanya jembatan.
  • Pemuda tersebut tetap memperjuangkan mimpinya, meskipun banyak orang yang merendahkannya.
  • Adapun penyebab pemanasan global adalah efek rumah kaca yang terbentuk karena emisi karbon dioksida.

Penulisan partikel per

Partikel per yang memiliki makna “demi”, “tiap”, atau “mulai” ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, misalnya:

  • Satu per satu ide dikemukakan dalam diskusi dan dikaji untuk mendapatkan satu ide yang paling baik.
  • Kereta Maglev adalah kereta tercepat di dunia dengan kecepatan mencapai 600 kilometer per jam.
  • Obat tersebut harus dikonsumsi sebanyak tiga tablet per harinya.
  • Undang-Undang tersebut berlaku per 1 November 2021.

Baca juga: Pengertian Pemenggalan Kata dan Contohnya


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.