Kompas.com - 30/03/2021, 15:24 WIB
Ilustrasi BEI, pasar modal adalah, pengertian pasar modal, fungsi pasar modal, apa itu pasar modal KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi BEI, pasar modal adalah, pengertian pasar modal, fungsi pasar modal, apa itu pasar modal

KOMPAS.com - Pasar modal merupakan tempat bertemunya pemilik modal dengan perusahaan yang membutuhkan modal. Dalam kehidupan ekonomi, pasar modal memegang peranan penting.

Jika dilihat dari waktu transaksinya, pasar modal dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni pasar perdana dan pasar sekunder. Kedua jenis pasar ini memiliki perbedaan dalam proses transaksinya.

Apa perbedaan pasar perdana dengan pasar sekunder?

Pasar perdana

Dilansir dari situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pasar perdana merupakan tempat jual beli surat berharga yang dijual pertama kali ke masyarakat, sebelum dicatat oleh Bursa Efek.

Pasar perdana dapat terjadi ketika investor ditawari surat berharga oleh pihak penjamin emisi atau underwriter, lewat perantara broker-dealer sebagai agen penjual surat berharga. Proses ini lebih dikenal dengan istilah Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Baca juga: Pelaku Pasar Modal

Menurut Mohamad Samsul dalam buku Pasar Modal dan Manajemen Portofolio (2011), pasar perdana memiliki tujuh ciri utama, yaitu:

  1. Pihak emiten (penerbit surat berharga) menjual saham kepada masyarakat melalui perantara penjamin emisi. Harga yang ditawarkan sesuai dengan kesepakatan kedua pihak tersebut.
  2. Pembeli surat berharga tidak dipungut biaya transaksi.
  3. Jika terjadi over-subscribed (permintaan saham lebih tinggi dibanding penawaran), pembeli belum tentu mendapat jumlah surat berharga sesuai dengan yang dipesan.
  4. Investor membeli saham (surat berharga) melalui penjamin emisi yang telah ditunjuk.
  5. Jangka waktu pesanan terbatas
  6. Penawaran penjualan saham biasanya melibatkan akuntan publik, notaris, konsultan hukum serta perusahaan penilai.
  7. Pasar perdana sering juga disebut sebagai pasar primer (primary market) atau pasar kesatu (first market).

Pasar sekunder

Pasar sekunder merupakan tempat jual beli surat berharga yang telah dicatat di Bursa Efek. Jenis pasar ini hadir sebagai bentuk lanjutan dari pasar perdana.

Dalam pasar sekunder, investor diperkenankan untuk membeli atau menjual saham yang telah tercatat di bursa, setelah penawaran penjualan di pasar perdana dilaksanakan.

Kegiatan transaksi yang terjadi bukanlah antara investor dengan perusahaan lagi. Namun, antara investor satu dengan lainnya.

Baca juga: Peran Pasar Modal bagi Negara

Berikut tujuh ciri utama dari pasar sekunder:

  1. Harga saham atau surat berharga dibentuk oleh investor melalui perantara efek atau anggota bursa yang berdagang di Bursa Efek.
  2. Ada biaya transaksi jual beli saham
  3. Pesanan surat berharga tidak dibatasi
  4. Anggota bursa memasukkan tawaran jual atau beli saham ke dalam komputer perdagangan yang disediakan pihak bursa.
  5. Harganya mengikuti harga mekanisme pasar
  6. Jangka waktu pesanan tidak dibatasi
  7. Pasar sekunder sering juga disebut sebagai pasar kedua (secondary market).

Perbedaan pasar perdana dengan pasar sekunder

Pasar perdana dan pasar sekunder memiliki persamaan, yakni keduanya sama-sama memperdagangkan saham atau surat berharga. Namun, kedua jenis pasar ini memiliki lebih banyak perbedaan. Apa sajakah itu?

Baca juga: Produk-Produk dalam Pasar Modal

Pembeda   Pasar Perdana Pasar Sekunder
Harganya  Harganya relatif tetap, sesuai dengan kesepakatan emiten dengan penjamin emisi Harganya berubah-ubah, karena mengikuti harga mekanisme pasar yang berlaku
Biaya transaksi Tidak ada biaya transaksi Ada biaya transaksi jual beli.
Jangka waktu  Jangka waktu pemesanan dibatasi Jangka waktu pemesanan tidak dibatasi
Kegiatan transaksi  Transaksi hanya untuk pembelian saham Transaksi dibuka untuk penjualan dan pembelian saham
Pemesanan  Pemesanan dilakukan lewat perantara agen penjual Pemesanan dilakukan lewat anggota bursa
Uang hasil penjualan Uang hasil penjualan akan menjadi milik emiten (pihak penerbit) Uang hasil penjualan akan menjadi milik penjual atau sekuritas

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
Berapa Usia Matahari?

Berapa Usia Matahari?

Skola
Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
Ganda, Alat Musik Daerah Sulawesi Tengah

Ganda, Alat Musik Daerah Sulawesi Tengah

Skola
Kolintang, Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

Kolintang, Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

Skola
komentar
Close Ads X