Kompas.com - 13/08/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Rokok elektrik atau vape adalah perangkat pengantar nikotin elektronik bertenaga baterai yang menyerupai rokok.

Rokok elektrik ini dirancang untuk tujuan memberikan dosis nikotin yang dihirup melalui larutan yang diuapkan ke sistem pernapasan.

Rokok elektronik atau rokok elektrik tidak bebas dari racun, serta masih mengandung bahan kimia yang juga tetap berbahaya, sama seperti rokok konvensional (kretek).

Hal ini pun disampaikan dalam laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahwa baik rokok elektronik maupun rokok konvensional sama-sama berisiko bagi kesehatan.

Peneliti dan Pengembangan dari Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC), Oktavian Denta juga mengatakan, kehadiran rokok elektronik menjadi beban ganda epidemi produk adiktif yang dapat mengancam generasi Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Baca juga: Awas, Rokok Elektrik Sama Bahayanya dengan Rokok Konvensional

Denta juga menegaskan bahwa rokok elektronik jelas akan menjadi penghambat pencapaian target RPJMN tahun 2020-2024.

Ini dianggap mengkhawatirkan, apalagi dengan banyaknya narasi yang tersebar di masyarakat kalau rokok elektronik tidak lebih berbahaya dari rokok konvensional. Padahal, narasi itu keliru.

“Hal ini dikarenakan rokok elektronik terbukti berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan,” kata Denta kepada Kompas.com, Jumat (12/8/2022).

Kandungan rokok elektrik

Adapun, kandungan cairan pada katrid rokok elektronik pada umunya terdiri dari berbagai hal berikut.

1. Nikotin

Nikotin adalah senyawa alkaloid utama dalam daun tembakau yang aktif sebagai insektisida.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.