Kompas.com - 11/08/2022, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan persetujuan penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA), untuk vaksin Comirnaty sebagai dosis booster pada kelompok populasi anak usia 16-18 tahun.

Vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech ini memakai platform mRNA, dan menjadi salah satu dari 12 vaksin yang telah memperoleh persetujuan EUA di Indonesia.

Untuk dosisnya, anak-anak diberikan sebesar satu dosis (30mcg/0.3 mL), sekurang-kurangnya 6 bulan setelah dosis kedua vaksinasi primer menggunakan vaksin Comirnaty atau digunakan sebagai booster homolog.

Baca juga: Vaksin Booster Pfizer untuk Remaja Usia 16-18 Tahun Kantongi Izin BPOM

Adapun vaksin ini telah memperoleh EUA di Indonesia pada 14 Juli 2021, dengan indikasi untuk vaksinasi primer pada usia 12 tahun atau lebih.

Setelah itu, BPOM memperluas EUA vaksin Comirnaty untuk penambahan posologi dosis booster orang dewasa berusia 18 tahun atau lebih pada 2 Januari 2022 (booster homolog) dan pada 11 Januari 2022 (booster heterolog).

Keamanan vaksin booster Comirnaty

BPOM telah melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan dan khasiat pemberian dosis booster vaksin Comirnaty pada anak remaja berdasarkan data studi klinik fase 3.

Studi dilakukan pada subjek usia 16 tahun atau lebih (C4591031 Sub A) dan data Real World Evidence dari studi observasional untuk menilai efektivitas booster vaksin Comirnaty pada kelompok usia yang sama.

Hasil studi klinik menunjukkan,adanya efektivitas pemberian booster pada kelompok usia 16 tahun ke atas, serta profil keamanan yang serupa dengan profil keamanan pada pemberian vaksinasi dosis primer.

Baca juga: 6 Jenis Vaksin Booster Kedua yang Digunakan di Indonesia

Berdasarkan pertimbangan aspek keamanan, kejadian sampingan yang paling sering dilaporkan setelah pemberian dosis booster vaksin Comirnaty pada anak usia 16 tahun ke atas, seperti:

  • Reaksi lokal pada tempat penyuntikan (21 persen
  • Gangguan jaringan sendi dan otot (6,7 persen)
  • Sakit kepala (5 persen)
  • Lymphadenophathy/pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening (2,7 persen)
  • Gangguan saluran cerna (1,7 persen)

Hasil ini konsisten dengan laporan kejadian sampingan setelah pemberian dua dosis primer vaksin Comirnaty.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asteroid Terbesar yang Tabrak Bumi, Bukan Asteroid yang Musnahkan Dinosaurus

Asteroid Terbesar yang Tabrak Bumi, Bukan Asteroid yang Musnahkan Dinosaurus

Oh Begitu
Bintang di Langit Malam, Berapa yang Bisa Dilihat?

Bintang di Langit Malam, Berapa yang Bisa Dilihat?

Oh Begitu
Pengertian Morfologi dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Morfologi dan Ruang Lingkupnya

Oh Begitu
Apakah Bebek Punya Gigi?

Apakah Bebek Punya Gigi?

Oh Begitu
Alergi: Penyebab, Reaksi, dan Cara Mengobatinya

Alergi: Penyebab, Reaksi, dan Cara Mengobatinya

Oh Begitu
7 Gejala Umum Penyakit Kulit, Ruam hingga Kulit Bersisik

7 Gejala Umum Penyakit Kulit, Ruam hingga Kulit Bersisik

Kita
Apa Mangsa Ular Titanoboa?

Apa Mangsa Ular Titanoboa?

Oh Begitu
Apakah Kungkang Hewan Berbahaya?

Apakah Kungkang Hewan Berbahaya?

Oh Begitu
3 Pohon Tertinggi di Dunia

3 Pohon Tertinggi di Dunia

Oh Begitu
Bagaimana Proses Metamorfosis pada Kupu-kupu?

Bagaimana Proses Metamorfosis pada Kupu-kupu?

Oh Begitu
Efek Samping Methylprednisolone, dari yang Umum hingga yang Berat

Efek Samping Methylprednisolone, dari yang Umum hingga yang Berat

Oh Begitu
Apa Bintang Terdekat dengan Bumi?

Apa Bintang Terdekat dengan Bumi?

Oh Begitu
Kenapa Sisik Trenggiling Diburu dan Diperdagangkan di Pasar Gelap?

Kenapa Sisik Trenggiling Diburu dan Diperdagangkan di Pasar Gelap?

Oh Begitu
Penyebab dan Pertolongan Pertama Gancet, Penis Tersangkut di Vagina

Penyebab dan Pertolongan Pertama Gancet, Penis Tersangkut di Vagina

Kita
Obat Sakit Gigi Berlubang Paling Ampuh di Apotek

Obat Sakit Gigi Berlubang Paling Ampuh di Apotek

Kita
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.