Kompas.com - 13/05/2022, 20:02 WIB

KOMPAS.comKolonoskopi merupakan salah satu prosedur pemeriksaan untuk mengetahui jika terdapat masalah di dalam saluran pencernaan Anda. Mari kita bahas lebih rinci mengenai indikasi dan prosedur yang dilakukan dalam pemeriksaan kolonoskopi.

Apa itu kolonoskopi?

Kolonoskopi adalah prosedur untuk melihat bagian dalam usus besar dan rektum. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan alat bernama kolonoskop melalui rektum. Alat ini sangat panjang dan fleksibel, serta dilengkapi dengan kamera dan alat untuk memotong jaringan.

Kamera yang ada pada alat ini memungkinkan dokter untuk melihat jika terdapat hal yang tidak normal dalam saluran cerna Anda. Fungsi memotong jaringan mungkin digunakan untuk mengambil sampel jaringan sebagai prosedur biopsi jika ada pertumbuhan jaringan yang tidak normal.

Indikasi kolonoskopi

Terdapat beberapa hal yang membuat seseorang disarankan melakukan prosedur kolonoskopi. Dilansir dari National Health Services United Kingdom, berikut adalah indikasi kolonoskopi:

1. Mencari tahu penyebab penyakit saluran cerna

Jika Anda mengalami diare atau sembelit yang tidak sembuh, feses berdarah, atau berat badan turun tanpa alasan, Anda mungkin perlu melakukan kolonoskopi. Prosedur ini akan membantu mencari tahu jika ada perdarahan atau penyebab lainnya di dalam saluran pencernaan Anda.

2. Polip usus

Banyak orang yang memiliki polip usus. Kebanyakan kasus tidak menimbulkan masalah apapun. Namun, beberapa diantaranya mungkin berisiko tumbuh menjadi kanker usus. Oleh karena itu kolonoskopi perlu dilakukan. Jaringan polip akan diangkat sebagai prosedur biopsi dan memeriksa jika terdapat sel kanker di dalam polip tersebut.

Orang yang berusia lebih dari 50 tahun memiliki risiko terkena kanker usus yang lebih tinggi. Dokter Anda mungkin menyarankan melakukan prosedur pemeriksaan ini 10 tahun sekali atau lebih cepat dari itu.

Baca juga: Apa Fungsi Usus Besar?

3. Gangguan saluran pencernaan lainnya

Kolonoskopi juga mungkin disarankan bagi pasien yang menderita penyakit berikut ini:

  • Penyakit Crohn’s
  • Diverkulitis
  • Kolitis ulseratif

Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda perlu melakukan prosedur kolonoskopi atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.