Kompas.com - 26/10/2021, 18:31 WIB
Ilustrasi kesehatan pasien long Covid berangsur pulih setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19. Meski terlalu dini menyimpulkan, namun temuan studi peneliti Inggris ini memberi harapan bagi pasien long Covid. SHUTTERSTOCK/fizkesIlustrasi kesehatan pasien long Covid berangsur pulih setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19. Meski terlalu dini menyimpulkan, namun temuan studi peneliti Inggris ini memberi harapan bagi pasien long Covid.


KOMPAS.com - Sekitar 70 persen penyintas Covid-19 di Grup Covid Survivor Indonesia mengalami gejala long covid.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesliasis Paru, dr. Handoko Gunawan, Sp.P, FCCP dalam diskusi daring bertajuk Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bertahan dengan Cara Sekarang atau Ada Terobosan Perubahan?, Sabtu (23/10/2021).

Long covid mendapatkan perhatian khusus dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena banyak penyintas Covid-19 yang mengalami kondisi ini.

Handoko dalam pemaparannya menjelaskan bahwa data 70 persen tersebut diambil dari penelitian survei yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Persahabatan.

Berdasarkan hasil penelitian dengan mensurvei 463 orang pada bulan Desember 2020 hingga Januari 2021 menunjukkan, sebanyak 294 orang atau 63,5 persen dari seluruh populasi yang disurvei ternyata memiliki gejala yang menetap atau long Covid.

Dengan begitu, hanya 26,5 persen atau sekitar 169 orang saja yang tidak mengalami gejala post covid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Riset: Gejala Long Covid pada Anak Jarang Terjadi

 

Gejala long Covid adalah keluhan yang dirasakan oleh pasien atau penyintas Covid-19 yang telah pulih, namun gejalanya terus berlangsung selama lebih dari 3 bulan setelah awal timbulnya gejala usai dinyatakan negatif dari infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Artinya, dikatakan long Covid karena pasien sudah sembuh dari (infeksi virus corona) Covid-19, namun masih merasakan gejala yang sama lebih dari 3 bulan sejak timbulnya gejala," kata dia.

Handoko menambahkan, beberapa jurnal menyebutkan bahwa long covid disebabkan oleh peradangan hebat akibat badai sitokin yang berlanjut.

Peradangan hebat karena badai sitokin menyebabkan kerusakan sel termasuk mitokondira.

"Kerusakan mitokondria yang memproduksi energi seluler yaitu ATP menjadi salah satu penyebab rasa lelah pada pasien Covid-19 dan long covid," jelasnya.

Gejala-gejala long covid

Untuk diketahui, setiap orang atau pasien akan mengalami kondisi yang berbeda-beda setelah dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19. Bahkan, sebagian dari penyintas Covid-19 tidak memiliki gejala long covid atau keluhan apapun setelah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Terinfeksi Corona Setelah Vaksin, Bisakah Gejala Long Covid Muncul?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.