Kompas.com - 11/07/2021, 10:05 WIB
Ilustrasi evolusi manusia. Perubahan iklim tropis di Afrika, menurut ilmuwan dalam studi baru, berkontribusi pada sejarah evolusi manusia. Guillaume Paumier via WIKIMEDIA COMMONSIlustrasi evolusi manusia. Perubahan iklim tropis di Afrika, menurut ilmuwan dalam studi baru, berkontribusi pada sejarah evolusi manusia.

KOMPAS.com - Apa yang dapat dilakukan alam pada manusia mungkin jauh dari yang kita bayangkan.

Sebuah studi mengungkapkan, jika iklim ternyata dapat memengaruhi ukuran tubuh manusia dari masa ke masa.

Dalam studi tersebut, tim peneliti yang dipimpin Universitas Cambridge dan Tübingen mengumpulkan ukuran tubuh dan otak lebih dari 300 fosil genus Homo yang ditemukan di seluruh dunia.

Dengan menggabungkan data dengan rekonstruksi iklim regional dunia selama jutaan tahun terakhir, peneliti dapat menunjukkan dengan tepat iklim spesifik yang dialami oleh setiap fosil semasa hidup.

Baca juga: Misteri Evolusi Manusia Terpecahkan, Ahli Temukan Bukti Penggunaan Api 900.000 Tahun Lalu

Mengutip Phys, Jumat (9/7/2021) studi pun kemudian mengungkap, bahwa ukuran tubuh rata-rata manusia telah berfluktuasi secara signifikan selama jutaaan tahun terakhir.

Menurut peneliti, tubuh yang lebih besar berkembang di daerah yang lebih dingin. Ukuran tubuh yang lebih besar ini dianggap sebagai penyangga terhadap suhu yang lebih dingin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ambil contoh saja pada Homo sapiens. Kita lebih berat 50 persen dibandingkan dengan spesies yang lainnya. Otak Homo sapiens juga tiga kali lebih besar.

Tetapi, pendorong di balik perubahan semacam itu masih sangat diperdebatkan.

"Studi kami menunjukkan, bahwa iklim telah menjadi pendorong utama perubahan ukuran tubuh selama jutaan tahun terakhir," kata Andrea Manica, peneliti di Departemen Zoologi Universitas Cambridge.

Lihat saja sekarang. Orang-orang yang tinggal di iklim lebih hangat saat ini cenderung lebih kecil. Sementara yang tinggal di iklim yang dingin cenderung lebih besar.

"Kita sekarang tahu, bahwa pengaruh iklim yang sama telah bekerja selama jutaan tahun terakhir," tambahnya.

Baca juga: Ilmuwan Ungkap Hubungan Perubahan Iklim Tropis Afrika dan Evolusi Manusia

Halaman:


Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Kata Epidemiolog Soal Tempat Wisata Ramai | Asteroid 2021 PH27 Punya Periode Orbit Tercepat di Tata Surya

[POPULER SAINS] Kata Epidemiolog Soal Tempat Wisata Ramai | Asteroid 2021 PH27 Punya Periode Orbit Tercepat di Tata Surya

Oh Begitu
Menkes Budi Gunadi Sebut WhatsApp Mudahkan Komunikasi Selama Pandemi, Termasuk Telemedicine

Menkes Budi Gunadi Sebut WhatsApp Mudahkan Komunikasi Selama Pandemi, Termasuk Telemedicine

Oh Begitu
Mengapa Asteroid 2021 PH27 Memiliki Periode Orbit Tercepat di Tata Surya? Ini Penjelasan Ahli

Mengapa Asteroid 2021 PH27 Memiliki Periode Orbit Tercepat di Tata Surya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Peristiwa Likuifaksi dan Karakteristik Tanah yang Terkena

Peristiwa Likuifaksi dan Karakteristik Tanah yang Terkena

Fenomena
Ilmu Gerontologi, Definisi, Tujuan, dan Perbedaannya dengan Geriatri

Ilmu Gerontologi, Definisi, Tujuan, dan Perbedaannya dengan Geriatri

Oh Begitu
Mengenal Asteroid 2021 PH27, Asteroid yang Baru Ditemukan Agustus Lalu

Mengenal Asteroid 2021 PH27, Asteroid yang Baru Ditemukan Agustus Lalu

Fenomena
Spesies Baru Cecak Jarilengkung Hamidyi Ditemukan di Pulau Kalimantan

Spesies Baru Cecak Jarilengkung Hamidyi Ditemukan di Pulau Kalimantan

Fenomena
Orang Kidal Lebih Pintar, Benarkah?

Orang Kidal Lebih Pintar, Benarkah?

Oh Begitu
5 Penyakit yang Mengganggu Sistem Pencernaan

5 Penyakit yang Mengganggu Sistem Pencernaan

Kita
Sekolah Tatap Muka di Indonesia Didesak Segera Dibuka, Ini Saran Pakar Epidemiologi

Sekolah Tatap Muka di Indonesia Didesak Segera Dibuka, Ini Saran Pakar Epidemiologi

Oh Begitu
7 Obat Herbal Amandel, Salah Satunya Bawang Putih

7 Obat Herbal Amandel, Salah Satunya Bawang Putih

Oh Begitu
Penyakit yang Sering Terjadi pada Rangka Tubuh Manusia

Penyakit yang Sering Terjadi pada Rangka Tubuh Manusia

Kita
Reboisasi Pesisir, Selamatkan Terumbu Karang dari Kerusakan

Reboisasi Pesisir, Selamatkan Terumbu Karang dari Kerusakan

Oh Begitu
WHO dan UNICEF Desak Indonesia Membuka Sekolah Tatap Muka, Ini Kata Pakar Epidemiologi

WHO dan UNICEF Desak Indonesia Membuka Sekolah Tatap Muka, Ini Kata Pakar Epidemiologi

Oh Begitu
Jangan Lewatkan Full Harvest Moon di Langit Indonesia Malam Ini

Jangan Lewatkan Full Harvest Moon di Langit Indonesia Malam Ini

Fenomena
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.