Kompas.com - 23/06/2021, 18:45 WIB
Salah satu kuburan di Prancis yang dibuka kembali pada awal Abad Pertengahan. Barang-barang telah diambil dan arkeolog mencoba mencari tahu alasannya livescienceSalah satu kuburan di Prancis yang dibuka kembali pada awal Abad Pertengahan. Barang-barang telah diambil dan arkeolog mencoba mencari tahu alasannya

KOMPAS.com - Orang yang tingal di seluruh Eropa sekitar 1.400 tahun yang lalu memiliki kebiasaan membuka kembali kuburan dan mengambil benda-benda di dalamnya.

Namun, tak ada yang tahu alasan di balik kebiasaan itu. Praktik ini lah yang coba dipahami oleh para arkeolog.

Kini dalam sebuah studi baru, peneliti mencoba menjawab misteri tersebut dengan cara menganalisis kembali kuburan yang sebelumnya digali dari lima wilayah Eropa.

Menurut peneliti kebiasaan yang ditemukan sekitar abad keenam dan delapan Masehi ini, tak sekadar membuka kuburan, melainkan juga mengambil benda-benda untuk alasan yang tampaknya tidak terkait dengan perampokan kuburan.

Baca juga: Arkeolog Mesir Temukan 250 Kuburan Berusia 4.200 Tahun, Ini Isinya

"Mereka dengan hati-hati memilih barang-barang untuk dipindahkan, terutama mengambil bros dari wanita dan pedang dari pria, tetapi mereka meninggalkan banyak barang berharga, bahkan benda logam mulia, termasuk liontin kalung dari emas atau perak," pemimpin penulis studi, Alison Klevnäs, seorang peneliti di Universitas Stockholm.

Para peneliti juga menemukan, bahwa banyak barang yang dikeluarkan dari kuburan bukanlah benda yang memiliki kegunaan praktis atau nilai ekonomi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hasil menunjukkan, penguburan paling sering dibuka kembali dalam waktu sekitar satu generasi penguburan tapi terkadang kurang;" ungkap peneliti dalam studi yang dipublikasikan, Jumat (18/6/2021) di jurnal Antiquity.

"Selain itu kerangka waktu yang paling sering untuk pembukaan kembali adalah setelah pembusukan jaringan lunak namun sebelum wadah kayu runtuh atau dipenuhi sedimen," lanjutnya.

Arkeolog percaya, motivasi orang untuk memindahkan barang-barang dari kubur itu mungkin bervariasi dari satu tempat ke tempat lain.

Baca juga: Kuburan Peliharaan Tertua di Dunia Ada di Mesir, Ada 600 Kerangka Kucing dan Anjing

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tes Antigen untuk Diagnosis Covid-19, Aturan Baru Percepat Testing dan Tracing

Tes Antigen untuk Diagnosis Covid-19, Aturan Baru Percepat Testing dan Tracing

Oh Begitu
Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Oh Begitu
Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
komentar
Close Ads X