Kompas.com - 23/06/2021, 18:32 WIB
Ery Cahyadi Wali Kota Surabaya, didampingi Eddy Christijanto Kepala Satpol PP Pemkot Surabaya saat menghentikan pengendara motor agar dilakukan Tes Swab Antigen Di Posko Penyekatan Suramadu sisi Madura, Jum'at (18/6/2021) KOMPAS.COM/MUCHLISEry Cahyadi Wali Kota Surabaya, didampingi Eddy Christijanto Kepala Satpol PP Pemkot Surabaya saat menghentikan pengendara motor agar dilakukan Tes Swab Antigen Di Posko Penyekatan Suramadu sisi Madura, Jum'at (18/6/2021)


KOMPAS.com - Kericuhan tes swab antigen di pos penyekatan di Jembatan Suramadu merupakan peristiwa memprihatinkan. Ahli menilai bahwa dari sisi biaya, posko ini tidak efektif.

Ahli Kebijakan Kesehatan Universitas Airlangga Ilham Akhsanu Ridlo menyarankan bahwa lebih banyak dilakukan penguatan pelayanan kesehatan primer yakni Puskesmas.

Terutama dalam pelayanan tes Covid-19 dan tracing atau penelurusan kasus penularan virus corona.

"Seluruh kepala daerah wajib memperkuat Puskesmas, dan memperkuat nakes (tenaga kesehatan) di sana (Bangkalan Madura) untuk melakukan dan meningkatkan test-tracing di wilayah kerjanya masing-masing," kata Ilham saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/6/2021).

Swab test antigen seharusnya didongkrak untuk test-tracing kontak erat di Puskesmas. Sebab, saat ini, test-tracing masih rendah.

Baca juga: Setelah Divaksinasi Covid-19, Masih Perlukah Tes Swab untuk Syarat Perjalanan?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

"Rasio test-tracing ini penting agar misalkan jika ada 1 kasus positif di wilayahnya, nakes di Puskesmas bisa melakukan contact tracing paling tidak 30 orang kontak erat," jelas Ilham.

Jika ini konsisten dilakukan dan diperkuat kepala daerah, maka kita akan punya kontrol yang cukup baik dalam mengendalikan transmisi atau penularan Covid-19, imbuh Ilham.

Ilham menyarankan agar Madura dapat memperkuat sistem kesehatan.

Sementara daerah lainnya membantu dengan fasilitas kesehatan (Faskes) Rujukan, karena Madura kekurangan kecukupan SDM (sumber daya manusia), dalam hal ini tenaga kesehatan dan Faskes Rujukan.

Setelah ricuhnya tes swab antigen di pos penyekatan Suramadu, agar kasus segera terkendali, Ilham menyarankan pentingnya pengendalian mobilitas yang harus dilakukan serempak di semua wilayah.

Baca juga: Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Oh Begitu
Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Fenomena
komentar
Close Ads X