Kompas.com - 09/05/2021, 11:03 WIB
Ilustrasi daun eucalyptus SHUTTERSTOCK/j.chizheIlustrasi daun eucalyptus

KOMPAS.com - Eucalyptus adalah salah satu tanaman yang diklaim bisa membantu meredakan gejala ringan pasien Covid-19 seperti batuk, pilek, dan anosmia.

Klaim ini berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) yang bekerjasama dengan  Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Kota Makassar  Provinsi Sulawesi Selatan.

Lantas, eucalyptus itu tanaman seperti apa?

Baca juga: Eucalyptus Bantu Redakan Gejala Covid-19 Ringan, Begini Cara Pakainya

Tanaman eucalyptus

Eukaliptus adalah tanaman dengan nama ilmiah Eucalyptus. Eucalyptus memiliki lebih dari 700 jenis atau spesies di dunia, dan disebut sebagai Rainbow eucalyptus.

Tanaman ini dinyatakan sebagai tanaman asli Australia, yang juga dapat ditemukan beberapa jenisnya di Papua Niugini, Filipina, dan Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Balitbangtan Kementerian Pertanian Dr Ir Evi Savitri Iriani MSi mengatakan, sejatinya eucalyptus adalah tanaman hutan.

Namun, banyak jenis eucalyptus yang sudah dibudidayakan di hutan di masyarakat.

Tanaman ini biasanya hanya diambil kayunya sebagai bahan baku pulp, kayu lapis, atau minyak atsiri.

Menurut Evi, beberapa jenis eucalyptus merupakan minyak atsiri yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

"Salah duanya yang kami gunakan dalam produk eucalyptus yaitu dari jenis globulus dan citriodora,"  kata Evi kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2021).

Tanaman eucalyptus tidak hanya diambil kayu dan minyak atsirinya saja.

Beberapa spesies eucalyptus ada pula yang dijadikan tanaman hias karena pertumbuhannya lambat, meskipun pada umumnya merupakan tanaman tahunan yang menjulang.

"Saat ini kami masih meakukan penelitian untuk bisa memendekkan tanaman tersebut (dwarfing) dengan pemangkasan dan penggunaan zpt. Tapi penelitian ini baru berjalan dari awal tahun jadi belum terlihat hasilnya," ujarnya. 

Ilustrasi tanaman eucalyptus Ilustrasi tanaman eucalyptus

Ciri-ciri eucalyptus

Tanaman eucalyptus dapat tumbuh cepat dan bisa mencapai ketinggian lebih dari 3 meter di tahun pertamanya. Berikut ciri-ciri eucalyptus:

  • Pohon memiliki batang yang licin
  • Batang berwarna orang, hijau, abu-abu dan cokelat
  • Tajuk lurus ke atas seperti pohon cemara
  • Daunnya berwarna hijau berbentuk oval
  • Tercium aroma seperti kayu putih saat daunnya dipatahkan atau tergores
  • Memiliki bunga berkelompok atau bergerombol berwarna putih seperti bunga edeulwis
  • Memiliki buah bulat dengan ukuran kecil

Cara budidaya eucalyptus

Adapun untuk dapat membudidayakan atau menanam eucalyptus ini sampai menghasilkan bahan baku berkualitas, Evi berkata, memang membutuhkan ketelitian dan juga perawatan yang baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Pembekuan Darah yang Jarang Terjadi Akibat Vaksin AstraZeneca

Gejala Pembekuan Darah yang Jarang Terjadi Akibat Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Indonesia

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PPSB, Bukan PPKM Mikro | Saat Ini Bumi Terjebak Panas

[POPULER SAINS] Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PPSB, Bukan PPKM Mikro | Saat Ini Bumi Terjebak Panas

Oh Begitu
Memudahkan Pasien, USAID dan Kemenkes Luncurkan Aplikasi Rujukan Pasien TBC oleh Apoteker

Memudahkan Pasien, USAID dan Kemenkes Luncurkan Aplikasi Rujukan Pasien TBC oleh Apoteker

Oh Begitu
Covid-19 Sebabkan Rambut Rontok, Benarkah?

Covid-19 Sebabkan Rambut Rontok, Benarkah?

Kita
5 Fenomena Ini Belum Diungkap oleh Sains, Salah Satunya Hutan Menari

5 Fenomena Ini Belum Diungkap oleh Sains, Salah Satunya Hutan Menari

Oh Begitu
Berusia 3200 Tahun, Kuil Ini Jadi Tempat Mempelajari Alam Semesta di Zaman Kuno

Berusia 3200 Tahun, Kuil Ini Jadi Tempat Mempelajari Alam Semesta di Zaman Kuno

Oh Begitu
Bukan Ivermectin, Ini Obat untuk Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO

Bukan Ivermectin, Ini Obat untuk Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO

Oh Begitu
Bantu Kendalikan Perubahan Iklim, Ini Kegiatan yang Bisa Kita Lakukan Sehari-hari

Bantu Kendalikan Perubahan Iklim, Ini Kegiatan yang Bisa Kita Lakukan Sehari-hari

Oh Begitu
Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Oh Begitu
5 Manfaat Berjemur untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Imun

5 Manfaat Berjemur untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Imun

Oh Begitu
Obat Ivermectin, Disarankan WHO untuk Terapi Covid-19 Hanya dalam Uji Klinis

Obat Ivermectin, Disarankan WHO untuk Terapi Covid-19 Hanya dalam Uji Klinis

Oh Begitu
Satu Lagi Manfaat Kopi, Turunkan Risiko Penyakit Lever

Satu Lagi Manfaat Kopi, Turunkan Risiko Penyakit Lever

Oh Begitu
Lawan Virus Corona, Peneliti Korea Selatan Coba Gunakan Bakteri

Lawan Virus Corona, Peneliti Korea Selatan Coba Gunakan Bakteri

Oh Begitu
Erick Thohir Sebut Akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Erick Thohir Sebut Akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X