[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

Kompas.com - 26/01/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi ilmuwan melakukan penelitian dengan menggunakan tikus di laboratorium. SHUTTERSTOCK/GorodenkoffIlustrasi ilmuwan melakukan penelitian dengan menggunakan tikus di laboratorium.

KOMPAS.com - Pada Senin (25/1/2021), ada beberapa berita populer sains yang sayang untuk dilewatkan.

Pertama, berita soal temuan bangkai paus sirip (Balaenoptera physalus) di laut Mediterania. Ini adalah bangkai paus terbesar yang pernah ditemukan.

Berita kedua, batuan bulan yang diambil oleh misi bersejarah China memiliki berat kurang dari yang ditargetkan semula. Namun China masih bersedia mempelajari sampel tersebut dengan ilmuwan dari negara lain.

Berpindah ke Jerman, ilmuwan baru saja melaporkan keberhasilannya bisa membuat tikus lumpuh berjalan lagi. Metode ini nantinya akan diterapkan ke mamalia lain seperti babi, anjing, atau primata.

Di Indonesia, BMKG mengingatkan agar maskapai penerbangan waspada terhadap pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah daerah beberapa hari ke depan.

Baca juga: [POPULER SAINS] BMKG Tangkap Suara Dentuman Bali | Bisa Ular Kobra Tidak Membunuh | Varian Covid-19 Inggris Lebih Mematikan

Berikut ulasan berita populer Sains, Senin (25/1/2021):

1. Bangkai paus terbesar ditemukan

Paus sirip (Balaenoptera physalus) ditemukan mati di dekat pelabuhan Sorrento Italia awal pekan ini. Panjang paus itu diperkirakan sekitar 20 meter dan kemungkinan beratnya lebih dari 77 ton. Ini adalah salah satu bangkai terbesar yang pernah ditemukan di Laut Mediterania.FACEBOOK/Corpo delle Capitanerie di Porto - Guardia Costiera Paus sirip (Balaenoptera physalus) ditemukan mati di dekat pelabuhan Sorrento Italia awal pekan ini. Panjang paus itu diperkirakan sekitar 20 meter dan kemungkinan beratnya lebih dari 77 ton. Ini adalah salah satu bangkai terbesar yang pernah ditemukan di Laut Mediterania.

Bangkai paus sirip atau yang dikenal sebagai paus finback (Balaenoptera physalus) ditemukan di dekat pelabuhan Sorrento Italia awal pekan ini.

Panjangnya sekitar 20 meter dengan berat 77 ton, menjadikannya bangkai paus terbesar yang pernah ditemukan.

Penjaga pantai menemukan bangkai itu pada Minggu (17/1/2021), sebelum menariknya ke pelabuhan terdekat di Napoli.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X