Setelah 800 Tahun, Jupiter dan Saturnus Akan Sangat Dekat dengan Bumi

Kompas.com - 30/11/2020, 13:46 WIB
Teleskop menangkap penampakan bulan, jupiter, dan saturnus. SHUTTERSTOCK/Cristian CestaroTeleskop menangkap penampakan bulan, jupiter, dan saturnus.

KOMPAS.com - Bulan Desember nanti, langit akan dihiasi penampakan Jupiter dan Saturnus yang paling dekat dengan Bumi sejak 800 tahun terakhir.

Pada 21 Desember 2020, Jupiter dan Saturnus akan mencapai konjungsi yang terjadi setiap 20 tahun sekali.

Menariknya, pada tahun ini, fenomena tersebut bukan hanya titik balik matahari musim dingin, melainkan juga kesejajaran terdekatnya sejak tahun 1226.

Dengan konjungsi sejajar, Jupiter dan Saturnus akan tampak seperti planet ganda.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Asteroid antara Mars-Jupiter Bernilai 10 Juta Triliun Dollar AS

" Konjungsi antara dua planet ini (Jupiter dan Saturnus) agak jarang, terjadi hanya setiap 20 tahun sekali atau lebih," kata astronom Patrick Hartigan dari Universitas Rice.

"Namun, konjungsi yang terjadi di tahun ini adalah yang paling jarang terjadi karena kedua planet berada paling dekat dengan Bumi," imbuhnya seperti dilansir IFL Science, Senin (23/11/2020).

Patrick Hartigan mengatakan, fenomena seperti ini terakhir kali terjadi pada 4 Maret 1226 jauh sebelum fajar.

Fenomena langka

Pada minggu ketiga sampai keempat Desember 2020 (16-25 Desember), konjungsi Jupiter dan Saturnus akan mulai terbentuk.

Puncak konjungsi Jupiter dan Saturnus yang sangat dekat dengan Bumi terjadi pada 21 Desember 2020. Keduanya akan berjarak seperlima diameter Bulan, hanya sekitar 0,1 derajat.

Di saat itu, keduanya akan sulit dibedakan sehingga disebut planet ganda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Fenomena
Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Oh Begitu
4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

Fenomena
[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

Oh Begitu
Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Oh Begitu
LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

Oh Begitu
Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Kota Amazon

Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Kota Amazon

Fenomena
Bupati Sleman Positif Covid-19, Virus Corona Kemungkinan sudah Berinkubasi

Bupati Sleman Positif Covid-19, Virus Corona Kemungkinan sudah Berinkubasi

Oh Begitu
Epidemiolog Desak Sistem Testing Covid-19 Diperbaiki Sebelum Pandemi Makin Memburuk

Epidemiolog Desak Sistem Testing Covid-19 Diperbaiki Sebelum Pandemi Makin Memburuk

Oh Begitu
Bisa Ular Kobra Semburan Racunnya Tidak untuk Membunuh, Studi Jelaskan

Bisa Ular Kobra Semburan Racunnya Tidak untuk Membunuh, Studi Jelaskan

Oh Begitu
3 Cara Mengatasi Hipertensi untuk Mencegah Kematian Dini

3 Cara Mengatasi Hipertensi untuk Mencegah Kematian Dini

Oh Begitu
5 Kesalahan Saat Makan Siang yang Bisa Gagalkan Penurunan Berat Badan

5 Kesalahan Saat Makan Siang yang Bisa Gagalkan Penurunan Berat Badan

Oh Begitu
Pengurutan Genom Mutasi Virus Corona Baru CDC Tak Capai Target

Pengurutan Genom Mutasi Virus Corona Baru CDC Tak Capai Target

Oh Begitu
Panggilan Kawin Tak Terdengar, Katak Ini Pilih Lambaikan Tangan

Panggilan Kawin Tak Terdengar, Katak Ini Pilih Lambaikan Tangan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X