160 Peti Mati Mesir Kuno, Beberapa Makam Mumi Disegel "Kutukan"

Kompas.com - 30/11/2020, 08:00 WIB
Foto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan peti-peti mati kuno yang ditemukan arkeolog Mesir. Usai melakukan penggalian di Saqqara, selatan Kairo, ditemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang tertutup rapat dan terkubur selama 2.500 tahun lebih. AFP/KHALED DESOUKIFoto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan peti-peti mati kuno yang ditemukan arkeolog Mesir. Usai melakukan penggalian di Saqqara, selatan Kairo, ditemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang tertutup rapat dan terkubur selama 2.500 tahun lebih.


KOMPAS.com- Selama tiga bulan terakhir, ada 160 peti mati kuno yang ditemukan di situs Saqqara, Mesir. Beberapa di antara peti berisi tersebut diketahui disegel dengan kutukan mumi.

Ribuan tahun silam, orang Mesir kuno dimakamkan di Saqqara, sebuah kota kuno bagi orang mati. Para pendeta akan menempatkan mereka yang telah meninggal di dalam kotak kayu setelah dimumikan.

Kotak tersebut dihiasi hieroglif dan sarkofagus disegel, lalu dikubur di pekuburan yang tersebar di atas dan di bawah pasir.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, seperti dikutip dari Science Alert, Minggu (29/11/2020), para arkeolog telah menemukan 160 peti mati, yang rencananya akan disebarkan ke sejumlah museum di Mesir. Beberapa di antaranya juga dibuka, untuk memeriksa mumi yang ada di dalamnya.

Baca juga: Mumi-mumi di Mesir Terus Bermunculan, Kini Jumlahnya Lebih dari 100

 

Menurut ahli, beberapa makam Saqqara memiliki kutukan yang tertulis di dinding. Kutukan ini sepertinya merupakan peringatan bagi para penyusup.

Peringatan bagi perampok makam mumi

Egyptologist di American University di Kairo, Salim Ikram pada tahun lalu menganalisis beberapa mumi hewan yang ditemukan di Saqqara.

Ikram mengatakan 'kutukan' yang dimaksudkan adalah peringatan yang tertulis di makam itu sebagian besar berfungsi untuk mencegah penyusup yang bermaksud menodai tempat peristirahatan mumi.

Baca juga: Arkeolog Temukan Mumi Remaja di Luxor, Terkubur dengan Perhiasan Mewah

 

"Mereka umumnya menyatakan bahwa jika kuburan dimasuki oleh orang yang tidak suci (baik tubuh atau niat), maka semoga para dewa menghukum para pelanggar dan meremas lehernya seperti angsa," tulis Ikram dalam email kepada Business Insider.

Ikram menjelaskan salah satu kutukan yang ditemukan di makam Perdana Menteri Ankhmahor, seorang pejabat firaun yang hidup lebih dari 4.000 tahun yang lalu, selama dinasti ke-6 Mesir.

Ia dimakamkan di mastaba, kuburan di atas tanah berbentuk kotak persegi panjang.
Mastabas serupa dibangun di seluruh Mesir, termasuk di dekat piramida Giza.

Kutukan yang tertulis di makam Saqqara itu dimaksudkan untuk melindungi Ankhmahor, untuk memperingatkan siapapun yang melakukan pelanggaran terhadap makam mumi tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Penularan Virus Corona, dari Transmisi Pernapasan hingga Tinja

4 Cara Penularan Virus Corona, dari Transmisi Pernapasan hingga Tinja

Kita
Waterspout Waduk Gajah Mungkur, Kenali Tanda dan Waktu Datangnya Puting Beliung

Waterspout Waduk Gajah Mungkur, Kenali Tanda dan Waktu Datangnya Puting Beliung

Fenomena
Cegah Covid-19, Apa Beda Masker Kain, Medis, FFP2, N95, dan KN95?

Cegah Covid-19, Apa Beda Masker Kain, Medis, FFP2, N95, dan KN95?

Kita
Pertama Kali, Ahli Hitung Populasi Gajah Afrika dari Luar Angkasa

Pertama Kali, Ahli Hitung Populasi Gajah Afrika dari Luar Angkasa

Oh Begitu
Waterspout Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini 5 Tanda Kemunculannya

Waterspout Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini 5 Tanda Kemunculannya

Oh Begitu
Satelit Seukuran Kotak Sereal akan Diluncurkan Australia Selatan ke Luar Angkasa

Satelit Seukuran Kotak Sereal akan Diluncurkan Australia Selatan ke Luar Angkasa

Fenomena
7 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru

7 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru

Oh Begitu
Fosil Dinosaurus di Argentina Jadi Mahluk Terbesar di Bumi yang Pernah Ditemukan

Fosil Dinosaurus di Argentina Jadi Mahluk Terbesar di Bumi yang Pernah Ditemukan

Oh Begitu
BMKG: 4 Fakta Peningkatan Aktivitas Gempa Januari 2021 Dibandingkan 2020

BMKG: 4 Fakta Peningkatan Aktivitas Gempa Januari 2021 Dibandingkan 2020

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Sebut Puting Beliung di Wonogiri Waterspout | Pemanasan Global Bikin Ikan Sulit Bernapas | 3 Gejala Covid-19 di Mata

[POPULER SAINS] BMKG Sebut Puting Beliung di Wonogiri Waterspout | Pemanasan Global Bikin Ikan Sulit Bernapas | 3 Gejala Covid-19 di Mata

Oh Begitu
Deretan Bencana Alam di Awal 2021, Walhi Desak Pemerintah Serius Pulihkan Lingkungan

Deretan Bencana Alam di Awal 2021, Walhi Desak Pemerintah Serius Pulihkan Lingkungan

Oh Begitu
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BMKG Sebut Itu Waterspout

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BMKG Sebut Itu Waterspout

Fenomena
Halo Prof! Hidung Mudah Mimisan, Bagaimana Solusinya?

Halo Prof! Hidung Mudah Mimisan, Bagaimana Solusinya?

Halo Prof!
Ahli Ungkap Isi Wadah Obat Kuno Milik Suku Maya

Ahli Ungkap Isi Wadah Obat Kuno Milik Suku Maya

Fenomena
ASI Eksklusif di Indonesia Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19

ASI Eksklusif di Indonesia Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19

Oh Begitu
komentar
Close Ads X