Peneliti Ungkap Misteri Mumi Menjerit dari Masa Mesir Kuno, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 24/07/2020, 12:10 WIB
Mumi menjerit, julukan yang diberikan lantaran mumi ditemukan dengan mulut terbuka. LIVESCIENCE/Zahi Hawass and Sahar SaleemMumi menjerit, julukan yang diberikan lantaran mumi ditemukan dengan mulut terbuka.


KOMPAS.com- Ada yang berbeda dan tak biasa dengan mumi yang satu ini. Sebab, saat ditemukan mulut mumi dalam kondisi terbuka.

Selain itu, kaki mumi tersebut sedikit tertekuk, disilangkan di pergelangan kaki. Kontras dengan mumi-mumi lain yang pernah ditemukan, terbebat dengan kain dari ujung kepala hingga kaki.

Keanehan tersebut kemudian mendorong peneliti berlomba-lomba mengungkap misteri dibalik kematian tidak lazim mumi itu.

Lantas, apa gerangan yang menyebabkan mumi tersebut memiliki fitur tak biasa itu?

Baca juga: Arkeolog Temukan Mumi Remaja di Luxor, Terkubur dengan Perhiasan Mewah

Mumi yang mendapat julukan sebagai mumi menjerit ini sebenarnya sudah ditemukan lebih seabad yang lalu yakni pada 1881 di Deir el-Bahari, sebuah kompleks makam di seberang Sungai Nil. Namun misteri tersebut tampaknya belum terpecahkan juga.

Seperti dikutip dari Live Science, Kamis (23/7/2020) setelah sekian lama tak terpecahkan ahli Mesir Kuno, Zahi Hawass dan Dr Sahar Saleem, ahli radiologi di Universitas Kairo, Mesir akhirnya melakukan serangkaian penelitian lagi terhadap mumi tersebut.

Studi dilakukan dengan memindai mumi, sehingga peneliti dapat mensimulasikan gambar 3D dari mumi.

Baca juga: Setelah 3.000 Tahun, Peneliti Inggris Ciptakan Suara Mumi Nesyamun

Hasil pemindaian mengungkapkan kalau mumi berjenis kelamin wanita itu telah dimumikan dengan baik. Dengan organ-organ yang telah dikeluarkan dan rongga perutnya penuh dengan linen dan resin.

Berdasarkan analisis tulang dan gigi, peneliti percaya mumi meninggal pada usia sekitar 50-an tahun dengan tinggi sekitar 151 cm. Giginya penuh dengan gigi berlubang dan beberapa gigi geraham membusuk.

Namun petunjuk terbesar mengenai kesehatannya adalah temuan aterosklerosis atau endapan plak lemak yang menganggu pembuluh darahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X