Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/09/2020, 18:29 WIB

KOMPAS.com - Menikmati akhir pekan, Anda bisa melihat ke langit dan mengamati fenomena berupa oposisi Neptunus yang mulai terjadi malam ini.

Oposisi Neptunus adalah konfigurasi ketika Matahari, Bumi dan Neptunus tampak segaris lurus dan Neptunus terletak pada posisi berlawanan arah terhadap Matahari.

Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo menjelaskan bahwa oposisi Neptunus ini terjadj saat kedudukan Neptunus berlawanan arah terhadap kedudukan Matahari dilihat dari Bumi.

Sehingga Neptunus akan berada di atas ufuk sepanjang malam.

Baca juga: Fenomena Langit September 2020: Retrograde Mars hingga Equinox

"Momen oposisi Neptunus sesugguhnya hanya akan terjadi pada Sabtu 12 September 2020 malam," kata Marufin kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2020).

Namun secara teknis, sepanjang bulan September ini Neptunus akan nampak sepanjang malam.

Pengamatan terbaik hanya bisa dilakukan saat langit gelap dengan Bulan di antara kuartir ketiga hingga kuartir pertama siklus berikutnya.

"Sehingga hanya bisa dilakukan pada 10 sampai 24 September malam," ujarnya.

Adapun, pengamatan Neptunus membutuhkan alat bantu optik seperti teleskop, karena kondisi oposisi Neptunus ini cukup redup dengan magnitudo +7,8. Sehingga mustahil dilihat dengan mata telanjang.

Sedangkan, magnitudo kecerahan cahaya benda langit yang dapat dilihat dengan mata secara langsung setidaknya adalah +3, +2 atau seterusnya.

Baca juga: Selidiki Air di Planet Uranus dan Neptunus, Ilmuwan Pakai Cara Ini

Sementara itu, berdasarkan analisis dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), oposisi Neptunus ini berlangsung pada tanggal 12 September 2020, pada pukul 03.00 WIB.

Dengan jarak Neptunus ketika terjadi opisisi ini adalah sebesar 28,92 SA atau 4,33 miliyar kilometer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+