Kompas.com - 27/08/2020, 07:02 WIB
Ilustrasi merokok, bahaya rokok. ShutterstockIlustrasi merokok, bahaya rokok.

KOMPAS.com - Ahli terus mengingatkan, penggunaan rokok konvensional maupun vape tetap menjadi ancaman berbahaya bagi kesehatan kapan pun, baik di tengah pandemi maupun tidak.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr Sita Laksmi Andarini PhD SpP(K).

"Itu tidak benar ya (vape lebih baik). Sama saja, beralih dari rokok ke vape itu risikonya sama saja," kata Sita dalam diskusi daring bertajuk Membuka Harapan Hidup yang Lebih Baik bagi Pasien Kanker Paru dengan Pengobatan Inovatif, Rabu (26/8/2020).

Baca juga: Perokok Anak dan Dewasa Meningkat, Ahli Sebut Perlunya Upaya Advokasi

Sedari dulu selalu ditegaskan oleh banyak ahli, penggunaan vape bukanlah alternatif bagi Anda yang ingin berhenti merokok atau ingin mengurangi risiko kanker paru.

Lebih lanjut, Sita menjelaskan bahwa vape sama halnya dengan rokok konvensional sebagai produk olahan tembakau yang paling banyak digunakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vape memiliki kandungan nikotin yang dapat menimbulkan adiksi atau kecanduan terhadap penggunanya.

"Pada urine yang nge-vape itu kadar nikotinnya di dalam urine sama dengan perokok (konvensional) aktif," ujarnya.

Terdapat sekitar 223 mikogram kandungan nikotin di urine pengguna rokok elektrik atau vape.

Hal ini mengkhawatirkan karena pengujian tersebut barulah pada urine, yang diduga nikotin juga menyalir di dalam darah penggunanya.

Pasalnya, nikotin merupakan zat yang berbahaya bagi sistem pernapasan, peredaran darah dan jantung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.