Susah Cari Pasangan, Anglerfish Rela Bucin Seumur Hidup

Kompas.com - 06/08/2020, 16:04 WIB
Anglerfish jantan terlihat menempel pada tubuh betina yang berukuran jauh lebih besar. Edith A. WidderAnglerfish jantan terlihat menempel pada tubuh betina yang berukuran jauh lebih besar.

KOMPAS.com - Kehidupan ikan-ikan di laut dalam yang gelap dan tanpa cahaya tak banyak diketahui orang. Seperti salah satunya adalah saat mereka hendak kawin.

Peneliti mengamati perilaku unik yang menarik perhatian pada anglerfish. Spesies ikan hidup di laut dalam ini rela menjadi "bucin" setelah menemukan betina yang tepat untuk dikawini.

Seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (6/8/2020), mencari pasangan di laut dalam bukan perkara mudah. Sebab, tak banyak ikan yang bisa dijumpai.

Saat anglerfish jantan menemukan betina yang sesuai di kegelapan, ikan itu akan melakukan hal yang ekstrem.

Anglerfish akan mengeluarkan giginya yang tajam dan menggigit perut pasangannya.

Baca juga: Pertama di Dunia, Video Tangkap Ngerinya Perkawinan Ikan Anglerfish

Selanjutnya, jantan yang berukuran kurang dari satu sentimeter ini akan mengeluarkan enzim yang menghancurkan kulit betina dan menyatukan jaringan tubuhnya dengan betina, serta membentuk sirkulasi darah yang menghubungkan pejantan dengan betina.

Tidak perlu mencari makan sendiri, jantan yang telah nyaman dengan hubungan yang disebut oleh peneliti sebagai parasitisme seksual ini bisa kehilangan mata, sirip, dan beberapa organ internal.

Di balik proses perkawinan yang ekstrem tersebut, peneliti masih bertanya-tanya bagaimana Anglerfish jantan bisa menyatukan tubuhnya dengan si betina. Sebab, penyatuan tubuh seperti itu bukan perkara yang mudah.

Lihat saja kasus transplatasi organ pada manusia. Penerima donor akan membutuhkan imunosupresan seumur hidup karena adanya resistensi terhadap benda asing yang dicangkokkan pada tubuh.

Namun, anglerfish tampaknya tak memiliki masalah itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

NASA akan Kirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan pada 2024

NASA akan Kirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan pada 2024

Oh Begitu
Ahli Ciptakan Peti Mati Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Ahli Ciptakan Peti Mati Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ahli Sarankan Deteksi Pembawa 2 Mutasi Genetik Virus Corona, Kenapa?

Ahli Sarankan Deteksi Pembawa 2 Mutasi Genetik Virus Corona, Kenapa?

Oh Begitu
BMKG: Warga Harus Akhiri Kepanikan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust

BMKG: Warga Harus Akhiri Kepanikan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust

Fenomena
BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Zona Sepi Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Begini Kata Ahli

Zona Sepi Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Begini Kata Ahli

Oh Begitu
BMKG: Skema Mitigasi 20-20-20 Masih Relevan untuk Mitigasi Tsunami Selatan Jawa

BMKG: Skema Mitigasi 20-20-20 Masih Relevan untuk Mitigasi Tsunami Selatan Jawa

Fenomena
Makan Terlalu Banyak, Ini Penjelasan dari Alasan Makan Berlebihan hingga Akibatnya

Makan Terlalu Banyak, Ini Penjelasan dari Alasan Makan Berlebihan hingga Akibatnya

Kita
3 Faktor Pemicu Meningkatnya Kasus Covid-19 di Klaster Perkantoran

3 Faktor Pemicu Meningkatnya Kasus Covid-19 di Klaster Perkantoran

Kita
Mirip Paus Pembunuh, Dinosaurus Ini Ternyata Predator Laut Zaman Jurassic

Mirip Paus Pembunuh, Dinosaurus Ini Ternyata Predator Laut Zaman Jurassic

Fenomena
IOWave20 Latihan Mitigasi Tsunami, BMKG Target Sesuaikan SOP dan Kondisi Pandemi

IOWave20 Latihan Mitigasi Tsunami, BMKG Target Sesuaikan SOP dan Kondisi Pandemi

Oh Begitu
Hackathon Diluncurkan di Indonesia, Kesempatan Berinovasi Energi Terbarukan

Hackathon Diluncurkan di Indonesia, Kesempatan Berinovasi Energi Terbarukan

Kita
10 Cara Alami Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat

10 Cara Alami Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat

Kita
Termasuk Mamalia, Paus Berparuh Bisa Tahan Napas Lebih dari 3 Jam

Termasuk Mamalia, Paus Berparuh Bisa Tahan Napas Lebih dari 3 Jam

Oh Begitu
Logam Berusia 1.000 Tahun untuk Baja Tahan Karat Ditemukan di Iran

Logam Berusia 1.000 Tahun untuk Baja Tahan Karat Ditemukan di Iran

Oh Begitu
komentar
Close Ads X