Kekurangan Vitamin D, Anak Berisiko Asma hingga Dermatitis Atopik, Kok Bisa?

Kompas.com - 06/08/2020, 10:30 WIB
Ilustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D. iSTOCK/yulka3iceIlustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D.


KOMPAS.com- Kekurangan vitamin D ternyata membuat anak-anak rentan terkena berbagai penyakit seperti rinitis alergi, asma dan Dermatitis Atopik (AD) atau eksim pada kulit.

Hal ini disampaikan oleh Ahli Alergi Imunologi Anak Indonesia, Prof Dr Budi Setiabudiawan dr SpA(K).

" Vitamin D dapat membuat infeksi terhambat, dan kalau kekurangan vitamin D justru mudah kena infeksi penyakit dan alergi," kata Budi webinar Vitamin D3 Series Kalbe: Lindungi Anak Indonesia dengan Daya Tahan Tubuh yang Optimal, Kamis (23/7/2020).

Berikut penjelasan lebih rinci terkait hubungan vitamin D dengan rinitis alergi, asma dan dermatitis atopik.

1. Vitamin D dan Rinitis Alergi (RA)

Budi menegaskan dari berbagai referensi kajian hubungan kadar vitamin D dan rinitis alergi ternyata kesamaan utama hasil penelitian tersebut.

Baca juga: Banyak Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D, Kenali Faktor Risikonya

Kadar vitamin D ini tidak secara langsung menyebabkan insiden RA seseorang. Tetapi, kadar yang lebih rendah dikaitkan dengan tingkat prevalensi yang lebih tinggi pada RA, khususnya pada populasi anak-anak.

"Kadar vitamin D yang rendah berhubungan dengan tingkat prevalensi rinitis alergi. Terdapat banyak penelitian yang menghubungkan adanyan hubungan vitamin D dan rinitis alergi ini," kata dia.

Meskipun hubungan antara defisiensi vitamin D dan RA ini tidak signifikan, tetapi subtansi potensi pengaruh kekurangan vitamin D ke penyakit RA pada anak-anak bisa saja terjadi.

Ilustrasi asmaLeventKonuk Ilustrasi asma

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Vitamin D Bisa Jaga Imunitas Tubuh, Kok Bisa?

2. Vitamin D dan Asma

Seperti diketahui vitamin D selain baik untuk tulang, juga baik untuk meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh manusia.

Budi berkata, pemenuhan nutrisi vitamin ini sangat perlu dilakukan oleh berbagai golongan usia, dan yang paling rentan adalah anak-anak dan lansia.

Salah satu penyakit yang rentan terjadi bagi usia anak-anak yang mengalami imunitas rendah adalah asma, yang berpotensi terjadi bahkan di 1.000 hari kehidupan anak.

"Semakin tinggi vitamin D, semakin berkurangnya risiko asma dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak," tuturnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X