Seri Baru Jadi Ortu: Benarkah Bayi Tidak Boleh Potong Kuku sampai 40 Hari?

Kompas.com - 12/07/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi bayi prematur ShutterstockIlustrasi bayi prematur


KOMPAS.com – Banyak orangtua yang tidak mau memotong kuku bayinya sampai usia buah hatinya 40 hari. Apakah hal tersebut baik untuk dilakukan?

Dokter Spesialis anak RS Pondok Indah, Puri Indah, dr Ellen Wijaya, Sp.A menyebutkan bahwa hal tersebut adalah mitos.

“Tidak boleh memotong kuku bayi sampai usia 40 hari adalah mitos. Anda dapat memotong kuku si kecil sejak minggu pertama kelahiran,” tutur Ellen kepada Kompas.com, Minggu (12/7/2020).

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu: Benarkah Bayi Mewarisi Alergi dari Orangtua?

Kuku yang terlalu panjang, lanjutnya, justru dapat melukai bayi. Namun kuku bayi yang masih lembut dan fleksibel membutuhkan perawatan yang lebih hati-hati.

“Kuku dapat dirapikan menggunakan kikir kuku bayi atau gunting kuku bayi yang ujungnya tumpul agar tidak melukai bayi,” jelas Ellen.

Orangtua tidak boleh menggigit kuku bayi untuk menggunting kuku tersebut karena ada risiko terjadinya infeksi.

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu: Baby Oil Tidak Aman untuk Bayi, Benarkah?

Kuku bayi tumbuh lebih cepat dibandingkan orang dewasa, dengan pertumbuhan kuku tangan sekitar 3 mm/ bulan dan kuku kaki 1,5 mm/ bulan. Sehingga, kuku kaki dapat dirapikan 1-2 kali per bulan.

“Merapikan kuku bayi dapat dilakukan pada saat bayi tidur sehingga bayi dalam keadaan tenang dan meminimalisir risiko cidera saat menggunting kuku bayi,” lanjut Ellen.

Selain itu, menggunting kuku juga dapat dilakukan setelah mandi karena kondisi kuku bayi yang lembap.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi: Rokok Elektronik Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19 hingga 7 Kali

Studi: Rokok Elektronik Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19 hingga 7 Kali

Oh Begitu
Asal Klaim Obat Corona Covid-19, Berikut Sanksi yang Bisa Dikenakan

Asal Klaim Obat Corona Covid-19, Berikut Sanksi yang Bisa Dikenakan

Kita
Erupsi Sinabung 2020 Tidak Meledak Besar, Ternyata Ini Karakteristiknya...

Erupsi Sinabung 2020 Tidak Meledak Besar, Ternyata Ini Karakteristiknya...

Oh Begitu
Aktivitas Erupsi Gunung Sinabung Masih Terjadi, Kemarin Meletus 7 Kali

Aktivitas Erupsi Gunung Sinabung Masih Terjadi, Kemarin Meletus 7 Kali

Fenomena
Astronom Temukan Galaksi yang Sangat Mirip Bima Sakti, Begini Rupanya

Astronom Temukan Galaksi yang Sangat Mirip Bima Sakti, Begini Rupanya

Fenomena
Deteksi Kanker Payudara sejak Usia 40 Tahun Bantu Selamatkan Nyawa

Deteksi Kanker Payudara sejak Usia 40 Tahun Bantu Selamatkan Nyawa

Oh Begitu
Spesies Dinosaurus Baru, Pemburu Fosil Inggris Temukan Tulang Sepupu T.rex

Spesies Dinosaurus Baru, Pemburu Fosil Inggris Temukan Tulang Sepupu T.rex

Fenomena
Inilah Masker Terbaik dan Terburuk Cegah Corona, dari N95 sampai Buff

Inilah Masker Terbaik dan Terburuk Cegah Corona, dari N95 sampai Buff

Kita
Soal Vaksin Corona Rusia, WHO Akan Lakukan Pra-kualifikasi Vaksin

Soal Vaksin Corona Rusia, WHO Akan Lakukan Pra-kualifikasi Vaksin

Oh Begitu
Studi: 800 Orang Meninggal karena Hoaks dan Teori Konspirasi Corona

Studi: 800 Orang Meninggal karena Hoaks dan Teori Konspirasi Corona

Fenomena
Hasil Penyelidikan Radiasi Nuklir di Serpong Ungkap Efek Buruk Paparannya

Hasil Penyelidikan Radiasi Nuklir di Serpong Ungkap Efek Buruk Paparannya

Oh Begitu
Erupsi 3 Kali, Akankah Letusan Besar Gunung Sinabung Terjadi Dalam Waktu Dekat?

Erupsi 3 Kali, Akankah Letusan Besar Gunung Sinabung Terjadi Dalam Waktu Dekat?

Oh Begitu
Ahli Ungkap Vaksinasi Beri Risiko Lebih Rendah terhadap Covid-19

Ahli Ungkap Vaksinasi Beri Risiko Lebih Rendah terhadap Covid-19

Oh Begitu
Kenapa Tubuh Kebal terhadap Beberapa Penyakit, tapi Tidak yang Lain?

Kenapa Tubuh Kebal terhadap Beberapa Penyakit, tapi Tidak yang Lain?

Kita
6 Fakta Kualitas Udara Buruk Jakarta dan 3 Rekomendasi bagi Kita

6 Fakta Kualitas Udara Buruk Jakarta dan 3 Rekomendasi bagi Kita

Kita
komentar
Close Ads X