Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisa Patahkan Besi, Air merupakan Obyek Paling Tajam di Dunia

Kompas.com - 03/04/2024, 13:33 WIB
Annisa Fakhira Mulya Wahyudi,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Sumber ZDNet

KOMPAS.com - Jika terdapat pertanyaan apa benda paling tajam di dunia? Beberapa orang mungkin akan menjawab samurai, pisau, jarum, atau benda dengan unsur logam lainnya. 

Namun, ternyata air yang merupakan kebutuhan primer manusia di muka bumi ini dapat menjadi obyek paling tajam, bahkan dapat digunakan untuk memotong besi.

Baca juga: Berapa Jumlah Air di Kerak Bumi?

Air menjadi obyek paling tajam

Klaim tentang air sebagai obyek tertajam di dunia mungkin ada tersebar di internet, terutama di media sosial.

Pada kenyataannya air tidak benar-benar tajam dalam pengertian benda padat yang memiliki ujung runcing seperti pisau. Air itu sendiri berbentuk cairan dan mudah berubah bentuk menyesuaikan wadahnya.

Namun, air bertekanan tinggi yang disemburkan dengan kecepatan tertentu memang dapat memiliki daya potong yang luar biasa.

Tekanan tinggi ini dapat dihasilkan oleh alat khusus. Semburan air bertekanan tinggi tersebut mampu memotong benda keras seperti kayu, batu, bahkan besi.

Jadi, meskipun air tidak bisa disebut "tajam" dalam arti sebenarnya, air bertekanan tinggi dapat memiliki kemampuan memotong yang luar biasa.

Alat pemotong jet air

Air dapat menjadi obyek yang sangat tajam ketika diberikan tekanan tinggi. Terdapat alat yang dinamakan waterjet atau pemotong jet air. 

Dikutip dari laman ZDnet, pemotongan jet air memiliki tekanan tinggi dari 200 Mpa hingga 620 Mpa, kemudian disemprotkan melalui nosel yang diameternya hanya 0,004 inci. 

Dalam beberapa kasus, untuk memotong material yang lebih keras, air yang disemprotkan ditambahkan abrasive (butiran halus) untuk memperkuat daya potongnya.

Penggunaan air untuk memotong obyek keras juga dinilai lebih baik daripada pemotong plasma. Air bertekanan tinggi dapat memotong dengan akurasi +/- 0,005 inci, hal tersebut tentu meningkatkan presisi potongan.

Baca juga: Mengenal Energi Tidal, Bentuk Energi Alternatif Lain dari Air

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber ZDNet
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com