New Normal Indonesia, Ahli Ingatkan Pentingnya Vitamin di Masa Pandemi Corona

Kompas.com - 04/06/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi vitamin C SHUTTERSTOCK/PixelblissIlustrasi vitamin C


KOMPAS.com - Indonesia tengah bersiap untuk memasuki era kenormalan baru ( new normal), di mana aktivitas kembali dibuka namun dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

New normal membuat masyarakat harus beradaptasi hidup berdampingan dengan Covid-19, mengingat hingga saat ini belum ditemukan vaksin atau obat khusus untuk virus corona jenis baru tersebut.

Oleh sebab itu, perlu untuk memiliki daya tahan tubuh yang baik untuk mencegah paparan virus corona ketika menjalankan new normal.

Terlebih sistem imun yang kuat telah terbukti menjadi satu-satunya cara untuk melawan Covid-19.

Baca juga: Ilmuwan Ingatkan Jangan Jadikan Vitamin D Senjata Lawan Covid-19, Kenapa?

Menurut Dr. dr. Erlina Burhan, SpP, Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, untuk meningkatkan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan konsumsi makanan berigizi.

Selain itu, penting untuk selalu istirahat yang teratur, hingga konsumsi suplemen atau vitamin, di antaranya yang mengandung antioksidan.

Ilustrasi imunitas turun akibat gangguan psikosomatik terhadap infeksi virus corona penyebab Covid-19. Ilustrasi imunitas turun akibat gangguan psikosomatik terhadap infeksi virus corona penyebab Covid-19.

"Jika tidak yakin makanan yang dikonsumsi sudah cukup mengandung vitamin, maka bisa melengkapinya dengan mengonsumsi produk vitamin atau suplemen," ujar dr. Erlina dalam webinar Asthin: Meningkatkan Daya Tahan Tibuh Alami Selaama Pandemi Covid-19 dengan Antioksodan, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Lawan Covid-19, Antiseptik Lindungi Tim Medis dari Virus Corona

Untuk diketahui, antioksidan merupakan bahan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari efek samping paparan radikal bebas secara terus-menerus.

Radikal bebas adalah zat-zat yang dapat menimbulkan racun di dalam tubuh.

Di mana radikal bebas dengan kadar berlebih dapat memicu timbulnya kondisi stres oksidatif, yang memengaruhi kemampuan sel untuk menghasilkan sel-T dan sel-B. Kedua sel tersebut berperan penting dalam sistem imun tubuh.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X