Penemuan yang Mengubah Dunia: Fakta Unik Letusan Tambora Ternyata Turut Lahirkan Sepeda

Kompas.com - 03/06/2020, 19:02 WIB
Ilustrasi sepeda impor ShutterstockIlustrasi sepeda impor


KOMPAS.com - Tepat di tanggal 3 Juni ini, para penggemar sepeda memeringati Hari Sepeda Sedunia. Namun, tahukah Anda, dibalik ditemukannya teknologi kendaraan roda dua ini ada fakta unik yang tak banyak diketahui.

Masih ingatkah Anda pada letusan Gunung Tambora?

Gunung berapi yang berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini meletus maha dahsyat pada bulan April 1815 silam.

Letusan vulkanik gunung ini telah tercatat sebagai sebagai ledakan dan bencana terbesar yang pernah ada dalam sejarah Bumi.

Baca juga: Apa yang Terjadi bila Gunung Tambora Meletus di Masa Depan?

Dampak letusan gunung yang berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, itu begitu luas hingga 200 tahun kemudian.

Bencana ini telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas di sekitar pulau-pulau subur di Hindia Belanda, yang kini bernama Indonesia.

Bahkan, dampak dahsyat letusannya juga dirasakan warga dunia di belahan Bumi lain. Debu-debu vulkanik dari letusan Gunung Tambora terbawa angin hingga ke Eropa dan benua lainnya.

Panorama Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. SHUTTERSTOCK/RYNOISE Panorama Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.

Baca juga: 3 Siswa Vietnam Ciptakan Sepeda Pembersih Udara

Menghalangi sinar matahari dan menghasilkan musim dingin panjang di masa itu, serta membuat tanaman pangan tak bisa tumbuh bahkan bintang yang biasa membantu manusia banyak yang mati.

Lantas, apa hubungannya bencana letusan Gunung Tambora dan sepeda?

Dibalik bencana ini, ternyata memberi ide sederhana yang tak pernah disangka manfaatnya sangat besar dalam mengubah dunia.

Salah satunya penemuan sepeda oleh seorang aristokrat dan penemu asal Jerman, Karl von Drais, seperti melansir Live Science, Rabu (3/6/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjebak di Fosil Damar 99 Juta Tahun, Warna Serangga Purba Ini Masih Awet

Terjebak di Fosil Damar 99 Juta Tahun, Warna Serangga Purba Ini Masih Awet

Fenomena
Povidone-Iodine Bunuh SARS-CoV-2, Bagaimana Mekanismenya Cegah Covid-19?

Povidone-Iodine Bunuh SARS-CoV-2, Bagaimana Mekanismenya Cegah Covid-19?

Oh Begitu
Lindungi Keanekaragaman Hayati, Ilmuwan Berencana Bikin Daftar Spesies di Dunia

Lindungi Keanekaragaman Hayati, Ilmuwan Berencana Bikin Daftar Spesies di Dunia

Fenomena
Petir Tewaskan 147 Orang di India, Bisakah Terjadi di Indonesia?

Petir Tewaskan 147 Orang di India, Bisakah Terjadi di Indonesia?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Amfibi Pertama yang Memiliki Bisa seperti Ular

Ilmuwan Temukan Amfibi Pertama yang Memiliki Bisa seperti Ular

Oh Begitu
Banjir Jepang Tingkatkan Risiko Penyebaran Virus Corona

Banjir Jepang Tingkatkan Risiko Penyebaran Virus Corona

Fenomena
Virus Corona Menyebar di Udara, Partikel Aerosol Covid-19 seperti Asap Rokok

Virus Corona Menyebar di Udara, Partikel Aerosol Covid-19 seperti Asap Rokok

Oh Begitu
Gempa Rangkasbitung, Kenapa Guncangannya Terasa Kuat di Jakarta?

Gempa Rangkasbitung, Kenapa Guncangannya Terasa Kuat di Jakarta?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Pantai Barat Sumatera, Terasa di Nias

Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Pantai Barat Sumatera, Terasa di Nias

Fenomena
WHO Akui Adanya Bukti Penyebaran Virus Corona Covid-19 Lewat Udara

WHO Akui Adanya Bukti Penyebaran Virus Corona Covid-19 Lewat Udara

Fenomena
Bukti Baru Efek Pemanasan Global, Alga Tumbuh Masif di Ekosistem Danau

Bukti Baru Efek Pemanasan Global, Alga Tumbuh Masif di Ekosistem Danau

Oh Begitu
Virus Corona: Ilmuwan Ingatkan Lagi, Jangan Keluar Rumah Tanpa Penutup Wajah

Virus Corona: Ilmuwan Ingatkan Lagi, Jangan Keluar Rumah Tanpa Penutup Wajah

Oh Begitu
Belajar dari India, Kenali 6 Indikasi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Belajar dari India, Kenali 6 Indikasi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Oh Begitu
UN Peringatkan Risiko Meningkatnya Wabah Penyakit dari Hewan Liar

UN Peringatkan Risiko Meningkatnya Wabah Penyakit dari Hewan Liar

Oh Begitu
WHO Pastikan Wabah Pes di China Tidak Berisiko Tinggi, Ini Alasannya

WHO Pastikan Wabah Pes di China Tidak Berisiko Tinggi, Ini Alasannya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X