Kerja dari Rumah Bisa Sebabkan Stres, Ini Penjelasan Psikolog

Kompas.com - 18/03/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi kerja dari rumah. SHUTTERSTOCKIlustrasi kerja dari rumah.

KOMPAS.com – Di tengah penyakit Covid-19 yang tengah mewabah termasuk di Indonesia, konsep Work from Home ( WFH) dirasa cukup efektif.

World Health Organization (WHO) dan pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan himbauan untuk kerja dari rumah serta melakukan social distancing.

Namun bagi banyak orang, konsep WFH bisa jadi sangat menantang. Terutama bagi para pekerja yang memiliki anak, atau pekerja yang tidak memiliki fasilitas mumpuni untuk kerja dari rumah.

Baca juga: Sampai Kapan Kita Harus Social Distancing? Ilmuwan Menjawab

Hal tersebut dikatakan oleh Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.

“Konsep WFH bisa berpengaruh banyak sekali, terutama bagi orang-orang yang tidak pernah melakukan hal tersebut,” tutur Nina, panggilan akrabnya, kepada Kompas.com, Rabu (18/3/2020).

Oleh karena WFH ini merupakan hal baru untuk banyak orang, lanjutnya, pada awalnya memang menimbulkan kesenangan.

Baca juga: Social Distancing, Cara Terbaik Melawan Corona yang Harus Kita Semua Lakukan

“Tapi kebaruan ini juga meningkatkan stres. Seperti apa stresnya, apakah menjadi bersemangat atau malah panik, tergantung pekerja tersebut,” lanjutnya.

Menurut penelitian, bekerja dari rumah membuat Anda lebih produktif dan tidak mudah lelah. Shutterstock Menurut penelitian, bekerja dari rumah membuat Anda lebih produktif dan tidak mudah lelah.

Penyebab stres

Nina menyebutkan bahwa stres akibat WFH bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah minimnya fasilitas yang dibutuhkan.

“Beberapa pekerja punya komputer di kantor, dan tidak punya laptop untuk bekerja dari rumah. Atau, mereka punya laptop namun koneksi internet tidak bagus. Hal ini bisa menimbulkan stres,” paparnya.

Baca juga: Panduan Mencegah Virus Corona dengan Social Distancing, Apa Itu?

Penyebab stres lainnya yang dirasakan oleh banyak pekerja adalah ketika mereka tinggal satu atap dengan banyak orang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Oh Begitu
Kasus Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Ini Tanggapan Psikolog Anak

Kasus Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Ini Tanggapan Psikolog Anak

Oh Begitu
Indonesia Tak Pilih Lockdown untuk Perangi Corona, Begini Kata Ahli

Indonesia Tak Pilih Lockdown untuk Perangi Corona, Begini Kata Ahli

Oh Begitu
komentar
Close Ads X