Kompas.com - 19/05/2022, 16:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tutupan lahan hijau di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih perlu ditingkatkan hingga mencapai 75 persen.

Pasalnya IKN bakal mengusung konsep forest city (kota hutan), sehingga sebagian besar lahannya harus ditumbuhi pepohonan hijau.

"Saat ini tutupan hutanya hanya 42 persen dan kita harus mengimprove tutupan hutan di IKN hingga 75 persen," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam keterangan pers, Kamis (19/05/2022).

Baca juga: Usung Konsep Forest City, Pembangunan IKN Diawali Rehabilitasi Hutan

Untuk itu, pemerintah kini telah resmi memulai pembangunan Persemaian Mentawir sebagai penyuplai bibit untuk rehabilitasi lahan dan pemulihan lingkungan di kawasan IKN.

KLHK telah menyiapkan lahan seluas 120 hektar di Kawasan Hutan Produksi, Desa Mentawir Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai lokasi pembangunan Persemaian Mentawir.

Sarana utama persemaian seluas 32,5 hektar akan dibangun pada area ini untuk memproduksi bibit lebih kurang 15 juta batang per tahun.

"Pemulihan lingkungan berlangsung beriringan dengan pembangunan infrastruktur IKN," tandasnya.

Menurut dia, pembangunan Persemaian Mentawir dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)/Public Private Partnership.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM/ITMG) menjadi mitra Pemerintah dari Badan Usaha Swasta dalam membangun Persemaian IKN. Bekerjasama dengan KLHK beserta Kementerian PUPR.

Baca juga: Menilik PR Pemerintah Sebelum Smart Forest City IKN Nusantara Diwujudkan

Perkembangan terkini pembangunan Persemaian Mentawir, Kementerian PUPR sudah mulai membangun waduk untuk sistem water supply pembibitan.

Sementara KLHK sudah membuat bedeng pengumpulan bibit sementara dengan kapasitas hingga 1 juta-1,2 juta batang.

KLHK juga sedang mengupayakan meminta listrik PLN agar bisa masuk ke areal persemaian atas biaya dari KLHK.

"Pembangunan persemaian di IKN merupakan yang kedua setelah yang pertama dibangun di Rumpin Bogor," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.