Kompas.com - 19/01/2022, 10:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jauh sebelum rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini dinamai Nusantara, Myanmar telah melakukan hal serupa sejak tahun 2005 lalu.

Negara yang menjadi tetangga Indonesia ini memindahkan ibu kotanya dari Yangon ke Nay Pyi Daw.

Jurnalis Senior Farid Gaban mengatakan dalam akun Twitternya @faridgaban, Myanmar dinilai gagal memindahkan ibu kotanya dari Yangon ke Nay Pyi Taw yang kini menjadi "kota hantu".

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com edisi Rabu (19/1/2022).

Lantas, apa penyebab Nay Pyi Taw disebut sebagai kota hantu?

Penjelasan selengkapnya bisa Anda ketahui di sini Jauh Sebelum IKN Nusantara, Myanmar Relokasi Ibu Kota yang Jadi Kota Hantu 

Rancangan Undang-undang (RUU) IKN telah disetujui menjadi Undang-undang (UU) IKN dalam Sidang Rapat Paripurna DPR RI.

"Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" tanya Pimpinan Sidang Puan Maharani dalam acara tersebut yang disiarkan secara virtual, Selasa (18/01/2022).

"Setuju," jawab para anggota DPR yang hadir.

Dengan disahkannya RUU tersebut, maka rencana pemindahan ibu kota ke Penajam Paser Utara, Kaltim, bakal menjadi kenyataan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.