Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

79,1 Juta Bidang Tanah di Seluruh Indonesia Telah Terdaftar Via PTSL

Kompas.com - 08/01/2022, 07:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mendaftarkan lebih dari 79 juta bidang tanah di seluruh Indonesia atau tepatnya 79.191.671 juta melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Yulia Jaya Nirmawati mengungkapkan, jumlah ini mencerminkan 62,85 persen dari target penyelesaian tahun 2025 yakni 126 juta bidang tanah.

"Capaian ini sudah 62,85 persen dari target penyelesaian pada tahun 2025 nanti yakni 126 juta bidang tanah," terang Yulia dalam keterangannya, Kamis (6/1/2022).

Terhitung sejak tahun 2017, Kementerian ATR/BPN telah mendaftarkan sebanyak 5,4 juta bidang tanah.

Lalu pada tahun 2018 dan 2019, masing-masing sebanyak 9,3 juta dan 11,2 juta bidang tanah yang didaftarkan instansi tersebut.

"Kemudian sempat menurun karena Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 menjadi 7,1 juta bidang tanah terdaftar dan tahun 2021 ini 10,7 juta bidang tanah terdaftar," lanjutnya.

PTSL ini merupakan bagian dari program penataan akses dari Reforma Agraria demi mempercepat pendaftaran tanah di Tanah Air.

Di samping pendaftaran tanah, Reforma Agraria juga dijalankan melalui beberapa kegiatan yaitu legalisasi aset tanah-tanah transmigrasi.

Baca juga: Rapor Pertanahan, 10,7 Juta Bidang Tanah Telah Terdaftar

Hingga saat ini, telah terdaftar dan tersertifikasi seluas kurang lebih 113 hektar atau 168.000 bidang.

Untuk mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah, Pemerintah juga mengimplementasikan Reforma Agraria melalui program redistribusi tanah.

Lalu melalui tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak dimanfaatkan, tanah dari pelepasan kawasan hutan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan kriteria tertentu ataupun yang sudah menetap di kawasan tersebut.

"Hingga saat ini, program redistribusi tanah sudah mencapai kurang lebih 1,2 juta hektar atau 27 persen dari target 4,5 juta hektar. Pada tahun ini, Kementerian ATR/BPN telah meredistribusi sejumlah 423.899 bidang dari target 488.380 bidang tanah," tuntas Yulia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bakal Hadiri Acara WWF, AHY: Air dan Tanah Tak Bisa Dipisahkan

Bakal Hadiri Acara WWF, AHY: Air dan Tanah Tak Bisa Dipisahkan

Berita
[POPULER PROPERTI] Plus Minus Tandon Air Atas dan Bawah

[POPULER PROPERTI] Plus Minus Tandon Air Atas dan Bawah

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Situbondo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Situbondo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jombang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jombang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Pulang Dinas dari AS, AHY Sayangkan Investor Kabur karena Masalah Tanah

Pulang Dinas dari AS, AHY Sayangkan Investor Kabur karena Masalah Tanah

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sampang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sampang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Trenggalek: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Trenggalek: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumenep: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumenep: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bondowoso: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bondowoso: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tulungagung: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tulungagung: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gresik: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gresik: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com