Kompas.com - 16/12/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. DIREKTORAT RUK/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRIlustrasi rumah.

JAKRTA, KOMPAS.com - Stok rumah yang tersedia pada aplikasi Sistem Kumpulan (SiKumbang) telah mencapai 400.000 unit hingga saat ini.

Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Fitrah Nur mengatakan, ini merupakan rumah didaftarkan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Stok yang ada (rumah) di aplikasi SiKumbang terkait dengan FLPP, itu sampai sekarang sudah 400.000 (unit)," ungkap Fitrah dalam Economic Outlook di IDX Channel, Kamis (16/12/2021).

Namun demikian, kuota KPR FLPP tahun depan tidak mampu memenuhi semua stok rumah yang tersedia pada SiKumbang.

Tahun 2022, Pemerintah memberikan KPR FLPP sebanyak 200.000 unit yang nantinya akan disalurkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Diketahui, total anggaran KPR FLPP tahun 2022 sebesar Rp 23 triliun. Ini terdiri dari DIPA sebesar Rp 19,1 triliun ditambah pengembalian pokok dana FLPP sebesar Rp 3,9 triliun.

Selain itu, fasilitas KPR berupa Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) juga dikucurkan untuk hampir 19.000 unit rumah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar Kementerian PUPR lebh banyak membangun infrastruktur berkualitas, pintar, dan ramah lingkungan, khususnya perumahan.

Baca juga: Apersi Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi, Tembus 104.414 Unit

Hery mengatakan, hal ini bertujuan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak.

Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan dukungan oleh seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), perbankan, pengembang, dan masyarakat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.