Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] 3 Ahli Hukum Terlibat dalam Perang Pontjo Sutowo vs Pemerintah

Kompas.com - 09/05/2024, 10:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Konflik kepemilikan lahan tempat berdirinya Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta masih bergulir.

Ini ditandai lewat sidang lanjutan gugatan yang dilayangkan oleh perusahaan milik Pontjo Sutowo, PT Indobuildco selaku pengelola Hotel Sultan, kepada pemerintah di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan nomor perkara 667/Pdt.G/2023/PN Jkt.Pst, pada Selasa (7/5/2024).

Terdapat empat pihak yang digugat, yakni Menteri Sekretaris Negara, Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK), Menteri ATR/Kepala BPN, dan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Kali ini, pihak Menteri Sekretaris Negara dan PPK GBK menghadirkan 3 tenaga ahli hukum.

Lantas, siapa ketiga ahli hukum tersebut? Selengkapnya baca di sini Upaya Pemerintah Rebut Hotel Sultan dari Pontjo Sutowo

Berdasarkan pantauan langsung Kompas.com di ruang sidang Ali Said, hadir Tim Kuasa Hukum PPK GBK, yakni Chandra Hamzah dan Kharis Sucipto.

Sementara dari sisi Tim Kuasa Hukum PT Indobuildco, hadir Hamdan Zoelva, Amir Syamsuddin, dan Yosef Benediktus Badoeda.

Informasi sidang sengketa Hotel Sltan di PN Jakpus bisa dicek di sini Perang Pontjo Sutowo Vs Pemerintah Berlanjut, 3 Ahli Hukum Terlibat

Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 28 Agustus 2023 lalu, LRT Jabodebek telah melayani 10.169.356 pengguna per 7 Mei 2024.

Hal ini berarti, rata-rata pengguna harian LRT Jabodebek sebanyak 45.287 pengguna pada saat weekday, dan sebanyak 29.592 pengguna pada saat weekend.

Lantas, kapan rekor jumlah penumpang LRT Jabodebek terbanyak?

Temukan jawabannya di sini Belum Genap Setahun Beroperasi, LRT Jabodebek Sudah Layani 10 Juta Pengguna

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com