Kompas.com - 15/12/2021, 21:00 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Kementerian ATR/BPNMenteri ATR/BPN Sofyan Djalil

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil menyerahkan 91.514 sertifikat tanah di Provinsi DKI Jakarta, Lampung, serta Gorontalo.

Jumlah ini terdiri dari 5.000 sertifikat tanah di DKI Jakarta, serta 71.514 dan 15.000 sertifikat tanah di Lampung dan Gorontalo.

Sertifikat tanah ini dibagikan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh Kementerian ATR/BPN.

Menurut Sofyan, sejak program ini diluncurkan, sebanyak 5-9 juta bidang tanah merupakan target yang telah diselesaikan setiap tahunnya.

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kolaborasi yang telah dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian ATR/BPN hingga Pemerintah Daerah (Pemda).

Sehingga, Kementerian ATR/BPN dapat bekerja dalam rangka memberikan kepastian hukum atas tanah kepada masyarakat.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan dalam program PTSL," ujar dia dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Hari Ini, 7.060 Bidang Sertifikat Tanah Diserahkan Kepada Warga Papua Barat

Meskipun masih Pandemi Covid-19, Kementerian ATR/BPN telah berhasil mendaftarkan hampir 8 juta bidang tanah di seluruh Indonesia.

Dengan begitu, ditargetkan seluruh bidang tanah di seluruh Indonesia sudah terdaftar melalui PTSL tahun 2025 mendatang.

Sofyan berharap agar ke depannya semakin erat kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

"Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang telah dicapai hingga saat ini. Semoga yang kita lakukan bukan sekadar tugas negara, tetapi juga amal baik dalam membantu masyarakat yang memerlukan sertifikat dan memperbaiki status ekonominya," tutur dia.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan terus mendukung terkait program PTSL.

"Kami dari Pemda mendukung program PTSL. Permasalahan di DKI Jakarta ini memang sangat rumit, dan jika ini terselesaikan, saya rasa seluruh persoalan di Indonesia lainnya juga bisa terselesaikan dengan lebih baik karena bisa dijadikan contoh," pungkas Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.