Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jembatan "Mobile" di Swiss, Inovasi Perbaikan Jalan Tanpa Menutup Jalur

Kompas.com - 14/05/2024, 15:30 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Swiss mengembangkan jembatan "mobile" untuk mengurangi kemacetan kendaraan di lokasi proyek perbaikan dan pemeliharaan jalan.

Pengendara bisa melintas di atas jembatan, sementara pekerja bisa melaksanakan proyek perbaikan jalan di bawah jembatan.

Dengan begitu, pekerjaan perbaikan jalan bisa dilakukan tanpa penutupan jalur maupun pengalihan lalu lintas.

Jembatan mobile yang diberi nama Astra Bridge atau Jembatan Astra ini merupakan jembatan lokasi konstruksi modular yang terdiri dari 17 pilar dan dirakit di lokasi proyek.

Jika dirakit menjadi satu, jembatan ini memiliki panjang sekitar 250 meter, dua lajur, lebar 7,3 meter, tinggi 4,32 meter, serta tingkat kemiringan 1,25 persen.

Baca juga: September 2024, Konstruksi Jembatan Rel Simpang Joglo Ditargetkan Rampung

Pengendara yang melintas dapat melaju dengan batas kecepatan hingga 60 km/jam.

Sementara, untuk pekerjaan perbaikan jalan yang dapat dilakukan di bawah struktur Jembatan Astra sepanjang 100 meter.

Ketika pekerjaan selesai, jembatan akan dinaikkan sedikit secara hidrolik dan dipindahkan lebih jauh 100 meter pada sasisnya di bawah kendali jarak jauh.

Pekerjaan perbaikan jalan di bawah struktur Jembatan Astra di Swiss.Dok. Kantor Jalan Federal Astra Pekerjaan perbaikan jalan di bawah struktur Jembatan Astra di Swiss.

Diperkenalkan tahun 2021

Jembatan Astra dikembangkan dan diperkenalkan ke publik oleh Pemerintah Swiss melalui Kantor Jalan Federal (Astra) pada 26 Juli 2021 silam.

Pengembangan dan konstruksi menelan biaya sekitar 20 juta Franc atau setara Rp 355,04 miliar (kurs Rp 17.752).

Mulai digunakan tahun 2022

Pada musim panas tahun 2022, Jembatan Astra digunakan di lokasi konstruksi jalan tol A1 antara Recherswil dan Luterbach (Solothurn).

Namun, dalam penerapannya di lapangan tidak berjalan mulus sesuai harapan.

Meski pekerjaan jalan di bawah jembatan berjalan lancar, namun pengendara tidak bisa melintas mulus di atas jembatan.

Misalnya saja, tingkat kemiringan atau naik turun Jembatan Astra yang awalnya sekitar 6,1 persen cukup mengganggu pengendara saat melewati jembatan, khususnya truk.

Sehingga, pengendara terpaksa mengurangi kecepatan menjadi 40 km/jam dan melaju di jembatan dengan lambat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com