Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/05/2024, 14:30 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Pengguna jalan tol jangan sampai melakukan pelanggaran jika kelak sistem transaksi non-tunai nirsentuh tanpa setop berupa Multi Lane Free Flow (MLFF) diberlakukan.

Pasalnya, pemerintah telah mengatur denda jika pengguna tidak membayar saat melintasi jalan tol.

Hal itu mengingat penerapan MLFF akan menghilangkan keberadaan gerbang tol yang bisa mengadang kendaraan jika pengguna belum membayar tol.

Sistem pembayaran MLFF langsung melalui aplikasi Cantas milik pengguna yang datanya akan tertangkap sistem di gantry kala melintasi jalan tol.

Adapun denda yang diberlakukan pemerintah termaktub di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol.

Pada Pasal 105 tertulis bahwa saat sistem teknologi non-tunai nirsentuh nirhenti telah diterapkan, pengguna jalan tol wajib mendaftarkan kendaraan bermotor yang digunakannya melalui aplikasi sistem teknologi non-tunai nirsentuh nirhenti yang disetujui Menteri PUPR.

Kemudian, bagi pengguna jalan tol yang tidak membayar tol akibat dari kesalahan pengguna jalan tol, dikenai denda administratif secara bertingkat.

Baca juga: MLFF Ditetapkan Jadi PSN, Dapat Investasi Rp 4,49 Triliun

Pengenaan denda administratif secara bertingkat dilakukan dengan ketentuan:

  1. Denda administratif tingkat I dikenakan sebesar 1 kali tarif tol yang harus dibayar apabila pengguna jalan tol tidak melakukan pembayaran tol dalam jangka waktu 2 x 24 jam terhitung sejak pemberitahuan pelanggaran diterima;
  2. Denda administratif tingkat II dikenakan sebesar 3 kali tarif tol yang harus dibayar apabila pengguna jalan tol tidak melakukan pembayaran tol dan denda administratif dalam jangka waktu 10 x 24 jam terhitung sejak pengguna jalan tol tidak mematuhi kewajibannya sebagaimana dimaksud pada huruf a; dan
  3. Denda administratif tingkat III dikenakan sebesar 10 kali tarif tol yang harus dibayar dan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan apabila pengguna jalan tol tidak melakukan pembayaran tol dan denda administratif dalam jangka waktu lebih dari 10 x 24 jam terhitung sejak pengguna jalan tol tidak mematuhi kewajibannya sebagaimana dimaksud pada huruf b.

Sementara untuk pengguna jalan tol yang tidak mendaftarkan kendaraan bermotor yang digunakannya dalam sistem teknologi non-tunai nirsentuh nirhenti dan tidak membayar tol, dikenakan denda administrarif tingkat III.

Adapun pendapatan yang bersumber dari denda administratif sebagaimana dimaksud dapat merupakan penerimaan negara bukan pajak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com