Kompas.com - 17/10/2021, 20:30 WIB
Transjakarta Mulai Uji Coba Satu Unit Bus Listrik Rute Blok-M - Balaikota  TransjakartaTransjakarta Mulai Uji Coba Satu Unit Bus Listrik Rute Blok-M - Balaikota

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta memperluas layanan rute Pantai Indah Kapuk (PIK)-Balai Kota (1A) menjadi Balai Kota-Pantai Maju. Kebijakan ini efektif berlaku mulai Senin 18 Oktober 2021.

Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi menyampaikan, perluasan jangkauan layanan tersebut sebagai tindaklanjut dari Surat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Nomor 434 tahun 2021 tentang Ujicoba Pengembangan Layanan Transjakarta di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Tahap Pertama (Indah Maju).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini juga sekaligus sebagai bentuk konsistensi perusahaan untuk melakukan perluasan layanan hingga ke wilayah yang belum dilintasi oleh Transjakarta.

Baca juga: Transjakarta Sediakan Transportasi untuk Kepulangan Kontingen PON DKI

Selain itu juga mempertimbangkan saat ini transportasi merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa lepas dari aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Oleh karena itu, menjadi prioritas utama kami untuk selalu menyediakan transportasi yang aman dan nyaman serta bisa menjangkau semua lapisan masyarakat di semua wilayah, khususnya di DKI Jakarta,” kata Prasetia dalam keterangan yang dikutip Kompas.com, Minggu (17/10/2021).

Untuk rute ini akan ada tiga titik pemberhentian baru yakni bus stop Pantai Maju, Violin Cluster dan bus stop Pancoran PIK sehingga total memiliki 38 titik pemberhentian.

Rute Balai Kota-Pantai Maju ini terkoneksi dengan beberapa layanan Transjakarta lainnya seperti Kota-Kali Adem (12A), Pluit-Senen (12B) dan Kalideres-Muara Angka (JAK-52).

“Namun untuk pemberhentian baru masih belum terkoneksi, karena masuk dalam kawasan wisata PIK,” cetus Prasetia. 

Layanan juga dilengkapi 20 armada single bus yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00-21.30 WIB dengan waktu keberangkatan (headway) 10 menit sampai 15 menit.

Hingga kini, Transjakarta tetap membatasi kapasitas pelanggan yakni maksimal 50 persen dengan ketentuan bus gandeng hanya boleh diisi maksimal 60 pelanggan.

Kemudian bus single atau maxi bus maksimal 30 pelanggan, medium bus maksimal 15 pelanggan dan maksimal diisi oleh enam orang pelanggan untuk layanan Mikrotrans.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.