Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hati-hati, Ada Perbaikan Jembatan Babon di Demak

Kompas.com - 11/05/2024, 09:36 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melaksanakan perbaikan Jembatan Babon di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Jawa Tengah, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Jawa Tengah Wishnu Herlambang mengatakan, perbaikan atau pemeliharaan Jembatan Babon dilakukan melalui dua tahap.

Tahap pertama di Jembatan Babon A (arah Surabaya), dan tahap kedua di Jembatan Babon B (arah Jakarta).

Jembatan Babon A dan Jembatan Babon B dibangun pada 1999 dengan tipe rangka baja Australia.

Jembatan Babon A memiliki panjang 36 meter dengan lebar 7,5 meter, sedangkan Jembatan Babon B panjangnya 37 meter dengan lebar 7,5 meter.

Pemeliharaan Jembatan Babon ini merupakan salah satu lingkup pekerjaan Paket Rekonstruksi Jalan Semarang-Demak-Trengguli-Jepara/Kudus, Pelebaran Jembatan Kaliboyo CS dan Berkala Jembatan Tuntang Buyaran CS B (E-Katalog).

Baca juga: Jalan Tol di Luar Pulau Jawa Makin Ramai Jelang Libur Panjang

Paket pekerjaan tersebut menelan anggaran tahun 2024 sebesar Rp 6,79 miliar. Wishnu menjelaskan, pekerjaan ini akan berlangsung selama tiga bulan terhitung sejak 3 Mei 2024.

"Kegiatan pemeliharaan berkala Jembatan Babon ini yang dilakukan antara lain penggantian dan pengencangan baut, penggantian lapis aspal permukaan menjadi rigid/beton, perbaikan expantion join, dan perbaikan head wall abutment," ujar Whisnu, dilansir dari laman resmi Bina Marga, Jumat (10/5/2024).

Selama pekerjaan berlangsung hanya satu jalur yang ditutup untuk area pekerjaan, sedangkan tiga jalur lainnya tetap dibuka untuk lalu lintas.

Jalur alternatif yang disarankan untuk kendaraan kecil yaitu Jalan Raya Onggorawe-Jalan Raya Waru-Mranggen-Jalan Raya Majapahit, Semarang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com