Telan Dana Hampir Rp 1 Triliun, Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja Dilanjutkan

Kompas.com - 18/09/2021, 16:00 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja. Kementerian PUPR Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja.

Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan memperpendek jarak tempuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pengembangan jalan yang menghubungkan dari Mengwitani ke Singaraja sangat dibutuhkan karena saat ini kondisinya sempit dan berkelok-kelok.

Baca juga: Capella Ubud Bali Sabet Gelar Resort Terbaik di Asia

Jalan pintas tersebut dibangun pada 10 titik lokasi dengan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 968,26 miliar.

Dari 10 lokasi, titik 5 dan 6 merupakan prioritas. Hal ini karena awalnya terdapat 15 kelokan dengan jalan pintas atau shortcut menjadi 5 kelokan.

"Selain itu juga tanjakannya yang tadi 10 derajat sampai 15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi sekitar 6 derajat," kata Basuki, Sabtu (18/9/2021). 

Saat ini Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Ditjen Bina Marga telah memulai kelanjutan pembangunan jalan pintas tersebut di titik 7 dan 8 yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada awal September 2021 lalu.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali Achmad Subki mengatakan kelanjutan pembangunan dilaksanakan pada ruas jalan titik 7A, 7B, 7C dengan panjang 601 meter.

Baca juga: Pasar Holiday Home di Bali Menjanjikan, Greenwoods-Alaya Rilis Hunian Resor 7 Juta Dolar AS

Sementara di titik 8 sepanjang 1.564 meter yang termasuk pembangunan jembatan di dalamnya sepanjang 160 meter.

Di titik ini akan dibangun tempat istirahat sementara (rest area) atau Ajung Pandang di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.