Kompas.com - 16/09/2021, 12:00 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Kementerian ATR/BPNMenteri ATR/BPN Sofyan Djalil

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengatakan, sengketa atau konflik pertanahan dapat diselesaikan dengan cara mediasi untuk mempersingkat waktu dan memudahkan kedua belah pihak.

"Jadi, penyelesaian konflik ini adalah bagian dalam rangka menjamin investasi," ujar Sofyan dalam siaran pers, Kamis (16/09/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sofyan, setiap konflik pertanahan harus dihindari dalam rangka mendukung iklim investasi.

Oleh karen itu, Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh tanah di Indonesia terdaftar pada tahun 2025 lewat Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

Jika seluruh tanah di Indonesia terdaftar, dia meyakini bahwa konflik pertanahan akan berkurang.

Tak hanya kepastian hukum bidang pertanahan, penyelesaian konflik pertanahan juga dapat menciptakan keadilan pada bidang tersebut.

Baca juga: Penyelesaian Konflik Reforma Agraria di 10 Lokasi Prioritas Tuntas 2021

Hal ini juga dapat dicapai dengan program redistribusi tanah yang berasal dari tanah yang tidak dimanfaatkan, tanah terlantar, dan tanah Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak terurus.

Sofyan mengklaim, Kementerian ATR/BPN sangat serius dalam menciptakan keadilan pada bidang pertanahan.

"Namun, ini harus dilakukan dengan cara yang baik, karena tujuan yang baik harus dicapai dengan cara yang baik. Karena kalau salah-salah nanti dampaknya tidak seperti yang kita harapkan," ujarnya.

Sofyan mengungkapkan, pihaknya terus mendorong tertib administrasi di Kantor Pertanahan (Kantah) seluruh Indonesia.

Jika masalah hukum pertanahan tidak pasti atau tidak jelas, maka akan menjadi sumber konflik.

"Ini misalnya bisa punya tanah kemudian digugat orang, atau punya tanah sudah ada sertifikat disikat oleh mafia tanah, atau bentuk-bentuk lain, itu akan sangat mengganggu iklim investasi," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.