Kompas.com - 30/08/2021, 12:30 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Kementerian ATR/BPNMenteri ATR/BPN Sofyan Djalil

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil meminta seluruh pihak bergerak lebih cepat dalam penyelesaian konflik Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Hingga saat ini, ada satu LPRA prioritas yang berada di 10 lokasi masih dalam proses penyelesaian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesepuluh lokasi tersebut adalah Bengkulu Tengah, Kepahiang, Minahasa Selatan, Semarang, Ciamis, Pemalang, Lebak, Batu, dan Malang.

Kementerian ATR/BPN menargetkan penyelesaian 10 lokasi LPRA tersebut akan tuntas tahun 2021.

Baca juga: Tuntaskan Konflik Agraria, Kementerian ATR/BPN Kenalkan Metode LUCIS

Untuk itu diharapkan kerja sama dan pelibatan sleuruh pihak guna menuntaskan LPRA ini.

"Bukan hanya LPRA yang bekerja sama dengan Civil Society Organization (CSO) saja, tetapi juga redistribusi yang lainnya juga harus dimonitor," tegas Sofyan seperti dikutip Kompas.com dari laman Kementerian ATR/BPN, Senin (30/08/2021).

Dia beralasan, masih banyak redistribusi tanah di l erhubungan dengan konflik agraria harus segera diselesaikan.

"Siapapun itu, mafia tanah harus disikat tuntas, itu pula yang menjadi instruksi dari Presiden Joko Widodo," tambah dia.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra mengungkapkan terkait pelaksanaan penyelesaian konflik LPRA dibutuhkan adanya koordinasi dan kerja sama yang erat antar kementerian/lembaga.

"Misalnya, dalam penyelesaian konflik yang melibatkan beberapa instansi," ujar Surya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.