Kompas.com - 26/08/2021, 20:30 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas cakupan Program Padat Karya Tunai (PKT) atau cash for work. Kementerian PUPRKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas cakupan Program Padat Karya Tunai (PKT) atau cash for work.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengalokasikan anggaran program padat karya tunai (PKT) sebesar Rp 13,64 triliun pada tahun 2022.

Menurutnya dengan alokasi anggaran tersebut ditargetkan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 665.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk program padat karya tunai tahun 2022 dilakukan secara pemberdayaan masyarakat, swakelola dan kontraktual," kata Basuki dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (26/08/2021).

Baca juga: Ini Rincian Anggaran Perumahan Tahun Depan Senilai Rp 33,2 Triliun

Basuki merinci anggaran program padat karya tunai pada tahun 2022 tersebut akan dialokasikan untuk sektor sumber daya air sebesar Rp 4,85 triliun dengan target penyerapan ternaga kerja mencapai 335.000 orang.

Selanjutnya di bidang jalan dan jembatan dialokasikan sebesar Rp 4,50 triliun dengan target penyerapan 69.000 orang tenaga kerja.

Di bidang perumahan sebesar Rp 2,45 triliun dengan target tenaga kerja terserap mencapai 205.000 orang, dan di bidang permukiman sebesar Rp 1,84 triliun dengan target tenaga kerja yang terserap mencapai 56.000 orang.

"Mungkin ini nanti akan kami evaluasi pelaksanannya sehingga memudahkan bapak-bapak untuk mengalokasikan di dapilnya masing-masing," ujar dia.

Baca juga: Kementerian PUPR Peroleh Pagu Anggaran Rp 100,59 Triliun Tahun 2022

"Sebisanya nanti untuk tahun 2022 dan 2023, padat karya tunai ini akan tetap kami amankan dari refocusing," tambah Basuki.

Untuk diketahui, hingga 19 Agustus 2021, realisasi anggaran program PKT Kementerian PUPR telah mencapai 58,01 persen atau senilai Rp 14,02 triliun.

Tahun ini anggaran PKT yang dialokasikan sebesar Rp 23,34 triliun dengan target dapat menyerap sebanyak 1,23 juta tenaga kerja hingga akhir tahun.

Program PKT di antaranya meliputi pembangunan irirgasi kecil, sanitasi, jalan produksi dan rumah swadaya dengan melibatkan masyarakat atau warga setempat sebagai pelaku pembangunan

"Ini khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi," kata Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.