Kementerian PUPR Peroleh Pagu Anggaran Rp 100,59 Triliun Tahun 2022

Kompas.com - 26/08/2021, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melaporkan pagu anggaran Kementerian PUPR TA 2022 adalah sebesar Rp 100,59 triliun.

Menurutnya, pagu anggaran tersebut sesuai Surat Bersama (SB) antara Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 634 Tahun 2021 dan Nomor 516 Tahun 2021.

"Pagu anggaran TA 2022 Kementerian PUPR sesuai surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas adalah sebesar Rp 100,59 triliun," kata Basuki dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (26/08/2021).

Baca juga: Anggaran Infrastruktur Tahun Depan Rp 384,8 Triliun, Ini Rinciannya

Basuki menjelaskan dari total pagu anggaran TA 2022 itu dialokasikan untuk belanja pegawai sebesar Rp 3,12 triliun, belanja operasional barang Rp 2,51 triliun, anggaran pendidikan Rp 4,56 triliun dan sisanya yaitu untuk belanja non operasional sebesar Rp 90,40 triliun.

Lebih jauh, Basuki merinci pagu anggaran TA 2022 akan dialokasikan untuk berbagai unit organisasi di Kementerian PUPR di antaranya Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) dengan alokasi sebesar Rp 41,2 triliun, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga sebesar Rp 39,7 triliun.

Lalu dialokasikan juga untuk Direktorat jenderal (Ditjen) Cipta Karya sebesar Rp 12,5 triliun, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Rp 5 triliun, dan Ditjen Bina Konstruksi dengan alokasi sebesar Rp 600 miliar.

"Untuk ditjen perumahan ini selain alokasi APBN sebesar Rp 5 triliun ini masih ada nanti untuk pembiayaan perumahan sebesar Rp 28,2 triliun," jelasnya.

Diketahui, realisasi belanja infrastruktur Kementerian PUPR hingga 24 Agustus 2021 mencapai 49,10 persen atau sebesar Rp 67,66 triliun dengan progres fisik mencapai 51,38 persen.

Angka tersebut merupakan realisasi dari total pagu anggaran tahun 2021 yang mengalami perubahan dari semula Rp 149,81 triliun menjadi 143,19 triliun.

Sepanjang tahun 2021, Kementerian PUPR juga telah melakukan sebanyak empat tahap penyesuaian (refocusing) anggaran untuk mendukung penanganan Covid-19.

Tahap pertama dilakukan refocusing sebesar Rp 18 triliun, tahap kedua Rp 0,2 triliun, tahap ketiga Rp 3,23 triliun dan tahap keempat Rp 4,23 triliun.

Selanjutnya penyesuaian pagu anggaran kembali terjadi karena adanya penambahan anggaran tahun 2021 sebesar Rp 13,66 triliun yang berasal dari Bagian Anggaran bendahara Umum Negara (BA 999) sebesar Rp 4,99 triliun dan percepatan Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri (PHLN) dan peluncuran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 8,67 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.