Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyimpan Kasur yang Tidak Digunakan agar Tidak Rusak

Kompas.com - 01/05/2024, 18:29 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Di dalam rumah biasanya ada lebih dari satu kasur. Biasanya, ada kasur yang tidak digunakan setiap hari, melainkan digunakan saat ada tamu atau keluarga yang menginap. 

Kasur cadangan ini sangat jarang digunakan dan lebih sering disimpan di dalam kamar atau gudang. Maka dari itu, penyimpanan kasur yang tidak digunakan harus dilakukan dengan benar agar kasur tidak rusak dan kotor. 

Dilansir dari Real Simple, Rabu (1/5/2024), berikut ini cara menyimpan kasur yang tidak digunakan agar tetap awet. 

Baca juga: Cara Menyimpan Kasur yang Tidak Terpakai dengan Tepat

Bersihkan kasur sebelum disimpan

Ilustrasi membersihkan kasur, membersihkan kasur dengan vacuum cleaner. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi membersihkan kasur, membersihkan kasur dengan vacuum cleaner.

Langkah awal yang perlu dilakukan sebelum menyimpan kasur yaitu membersihkan kasur terlebih dahulu. Pertama, lepaskan semua penutup tempat tidur dan kasur. 

Vacuum kasur di semua sisi dan bersihkan noda yang menempel di kasur menggunakan soda kue. Caranya, cukup taburkan soda kue di atas noda dan diamkan selama 30 menit. 

Lalu, vacuum lagi kasur tersebut untuk menghilangkan sisa soda kue yang masih menempel di kasur. Sebaiknya tidak membersihkan kasur menggunakan air karena akan mempercepat pertumbuhan jamur akibat kondisi lembap. 

Baca juga: Cara Membersihkan Kasur Busa dengan Benar dan Mudah

Jangan lupa kasur

Sebisa mungkin kasur tidak disimpan dengan cara dilipat. Cara menyimpan kasur dalam kondisi rata akan membuat kasur lebih awet, terutama jika kasur memiliki pegas atau diisi dengan serat alami. 

Selain itu, jangan menyimpan kasur dalam posisi miring selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan karena bisa merusak struktur kasur. 

Pertimbangkan suhu dan kelembapan di tempat menyimpan kasur

Kelembapan dan suhu yang ekstrem bisa merusak kasur dan memungkinkan tumbuhnya jamur. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan kondisi suhu dan kelembapan di tempat menyimpan kasur. 

Jika tidak memiliki ruang yang cocok untuk menyimpan kasur, maka tempat penyimpanan kasur perlu diberi pengatur suhu untuk memastikan suhu tetap ideal. 

Baca juga: Cara Aman Menyimpan Kasur Tak Terpakai, Jangan Dimiringkan

Jauhkan kasur dari lantai

Berikutnya, cara menyimpan kasur yaitu tidak menyimpan kasur di dekat lantai. Idealnya, kasur ditempatkan sedikit di atas lantai, baik di atas palet kayu atau di atas rangka tempat tidur.. 

Cara penyimpanan seperti ini berguna untuk menjaga sirkulasi udara di semua sisi kasur, sehingga tidak ada bagian kasur yang terlalu lembap. 

Gunakan penutup kasur yang bagus

ilustrasi pelindung kasur atau matras protectorShutterstock/evrymmnt ilustrasi pelindung kasur atau matras protector

Salah satu cara melindungi kasur selama penyimpanan yaitu dengan memasang penutup kasur. Pilihlah penutup kasur yang berkualitas meski harganya mungkin lebih mahal. 

Dengan menggunakan penutup yang bagus, maka kasur bisa terlindungi dengan maksimal dan membuat kasur tetap bersih dan awet. 

Baca juga: Cara Mencuci Pelindung Kasur dengan Benar

Jangan menumpuk barang di atas kasur

Mungkin kita akan tergoda untuk meletakkan beberapa barang di atas kasur yang tidak digunakan. Namun, hal ini ternyata tidak boleh dilakukan karena meletakkan barang-barang di atas kasur akan membebani kasur tersebut. 

Lama kelamaan kasur akan turun dan rusak, terutama jika beratnya tidak merata. Lebih baik meletakkan barang-barang di dalam kotak dan susun rata. 

Lalu, letakkan kasur di atas kotak yang sudah disusun rata. Pastikan permukaan kasurnya rata agar permukaan kasur tetap rata dan nyaman saat digunakan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Manfaat Cuka untuk Kebun dan Tanaman

5 Manfaat Cuka untuk Kebun dan Tanaman

Pets & Garden
Cara Mencuci Keset Kamar Mandi dengan Mesin Cuci

Cara Mencuci Keset Kamar Mandi dengan Mesin Cuci

Do it your self
4 Kesalahan yang Sering Dilakukan dengan Laundry Pods

4 Kesalahan yang Sering Dilakukan dengan Laundry Pods

Housing
7 Permukaan dan Barang yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Pemutih

7 Permukaan dan Barang yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Pemutih

Housing
6 Tanaman Feng Shui yang Dapat Menghadirkan Kekayaan di Rumah

6 Tanaman Feng Shui yang Dapat Menghadirkan Kekayaan di Rumah

Pets & Garden
6 Penyebab Laba-Laba Muncul di Rumah dan Cara Mencegahnya

6 Penyebab Laba-Laba Muncul di Rumah dan Cara Mencegahnya

Housing
Memasang TV di Kamar Tidur, Boleh atau Tidak?

Memasang TV di Kamar Tidur, Boleh atau Tidak?

Home Appliances
Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dan Freezer agar Tahan Lama

Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dan Freezer agar Tahan Lama

Home Appliances
10 Cara Menurunkan Kelembapan di Rumah

10 Cara Menurunkan Kelembapan di Rumah

Housing
Cara Mencuci Sepatu dengan Mesin Cuci

Cara Mencuci Sepatu dengan Mesin Cuci

Do it your self
8 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Laci Oven

8 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Laci Oven

Home Appliances
Cara Membersihkan Cincin Karet Mesin Cuci

Cara Membersihkan Cincin Karet Mesin Cuci

Home Appliances
6 Cara Meningkatkan Tampilan Lemari Dapur dengan Biaya Minim

6 Cara Meningkatkan Tampilan Lemari Dapur dengan Biaya Minim

Decor
7 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Kamar Mandi

7 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Kamar Mandi

Pets & Garden
5 Makanan yang Tidak Boleh Dimasak di Oven Pemanggang Roti

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimasak di Oven Pemanggang Roti

Home Appliances
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com