Kompas.com - 06/04/2022, 22:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki daya tahan yang lama dan ekonomis menjadikan perlengkapan memasak berbahan besi cor banyak digunakan orang.

Lapisan karbon yang ada pada perlengkapan ini pada akhirnya akan menumpuk di bagian bawah wajan dan mencegah makanan lengket. 

Baca juga: Wajib Punya, Ini 4 Benda untuk Merawat Wajan Besi Cor

Selain itu, dilansir dari Hunker, Rabu (6/4/2022), perlengkapan memasak besi cor dapat mempertahankan panas merata tanpa titik panas yang membakar makanan.

Namun, perlu diketahui bahwa penyimpanan wajan atau panci besi cor juga turut mempengaruhi daya tahannya, terlebih ketika menyimpan langsung bersama dengan makanan yang ada di dalam di kulkas.  

Baca juga: Amankah Memasak dengan Wajan Besi Cor di Kompor Kaca?

Hindari memasukkan panci besi cor ke kulkas 

Ilustrasi panci besi cor. PIXABAY/ERNEST_ROY Ilustrasi panci besi cor.
Ada sejumlah alasan perlu menghindari meletakkan panci panas di kulkas. Pertama, panci panas dapat memecahkan rak kaca kulkas dan panci besi cor bereaksi terhadap suhu dingin sehingga bisa membuatnya retak.

Selain itu, makanan panas dapat menaikkan suhu internal kulkas hingga di atas empat derajat Celsius, yang merupakan tingkat keamanan yang direkomendasikan Departemen Pertanian Amerika Serikat.  

Baca juga: Cara Menghilangkan Karat dari Panci Besi Cor, Pakai Cuka

Namun, bagaimana jika memasukkan panci besi cor dalam keadaan dingin? Sebaiknya hal ini juga tetap dihindari karena asam dalam makanan akan menggerogoti bumbu  berkarbonasi pada permukaan wajan.

Hal inimenyebabkan makanan menempel pada permukaan panci. Selain itu, kelembapan dalam makanan menyebabkan permukaan berkarat. 

Baca juga: Penyebab Adanya Noda Hitam pada Wajan Besi Cor dan Cara Mengatasinya 

Dapat menyebabkan keracunan

Selain itu, menurut Drweil.com, meletakan makanan di dalam panci besi cor juga dapat menyebabkan keracunan besi. Hal ini disebabkan terlalu banyak mengonsumsi zat besi.

Zat besi ini karena kelembapan yang menempel pada makanan. Ketika makanan dikonsumsi, hal ini juga membuat zat besi ikut tertelan. 

Dalam jumlah kecil, zat tersebut tidak menimbulkan masalah. Namun, bagi orang-orang yang mengalami kesulitan metabolisme zat besi atau hemochromatosis, kelebihan zat besi bisa menyebabkan kelelahan, nyeri sendi, dan nyeri perut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Hunker
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.