Kompas.com - 28/09/2021, 23:55 WIB
Ketika kucing jadi lebih pendiam daripada biasanya, bisa jadi ia tengah menderita laringitis. Unsplash/Erik Jan LeusinkKetika kucing jadi lebih pendiam daripada biasanya, bisa jadi ia tengah menderita laringitis.

JAKARTA, KOMPAS.com--Benarkah kamu sudah siap mengadopsi kucing? Pasalnya, memelihara kucing adalah keputusan yang besar yang harus kamu pikirkan matang-matang.

Dengan memutuskan memlihara kucing, artinya kamu juga sudah harus siap dengan tanggung jawab sebagai pemilik kucing. Yakni, dengan memberikan mereka kehidupan yang layak, perawatan yang berkualitas dan juga waktu untuk bermain bersama. 

Untuk kamu yang sedang berpikir untuk memiliki kucing sebagai hewan peliharaan, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya kamu pertimbangkan yang dilansir dari Cuteness, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Berapa Banyak Air yang Harus Dikonsumsi Kucing? Ini Penjelasannya

Bisakah kamu berkomitmen waktu untuk kucing?

Komitmen waktu akan sedikit berbeda tergantung pada apakah hewan peliharaanmu adalah anak kucing atau kucing dewasa. Seekor kucing dewasa yang kamu adopsi dari penampungan hewan kemungkinan besar sudah dilatih untuk menggunakan kotak pasirnya dan siap untuk menetap, tetapi anak kucing perlu memahami banyak diberi pelajaran tentang aturan rumah baru.

Jika kamu menemukan hewan peliharaan baru dari tempat penampungan hewan, ia mungkin telah menerima perawatan hewan dasar, tetapi jika tidak, kamu harus mengatur pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, dan memandulkan atau mengebiri. Vaksinasi pertama harus diberikan kepada anak kucing yang berusia sekitar delapan hingga sembilan minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terutama saat kucing baru pertama kali pulang ke rumah, kamu pasti ingin kucing itu merasa betah tinggal bersamamu. Untuk itu, kamu disarankan untuk menyiapkan ruangan di mana kucing baru bisa sendirian untuk sementara waktu.

Habiskan waktu mereka sebanyak mungkin di kamar pada awalnya, biarkan hewan peliharaan baru mendekatimu saat mereka siap. Anggota keluarga lain di rumah juga harus ikut serta dalam mengenal hewan peliharaan baru mereka dengan cara yang sama.

Baca juga: Limfoma pada Kucing, Gejala dan Diagonsis

Tidak semua kucing mudah dirawat

Tidak semua kucing mudah dirawat meskipun mereka sering dianggap lebih mudah perawatannya ketimbang anjing.

Kucing lebih mandiri dan dapat dibiarkan sendiri untuk waktu yang lebih lama daripada anjing, tetapi itu tidak berarti kucing hanya bisa berbaring di sekitar rumah dan tidak melakukan apa-apa sepanjang hari.

Kucing membutuhkan stimulasi mental dan waktu bermain setiap hari. Beberapa kucing membutuhkan lebih banyak perhatian daripada yang lain. Selain itu, kucing dengan rambut panjang perlu disikat dan dirawat secara teratur, yang mungkin sulit dilakukan jika kamu tidak mengembangkan ikatan yang erat dengan kucing setiap hari.

Halaman:


Sumber Cuteness
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.