Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/07/2021, 08:06 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompos merupakan jenis pupuk yang dapat dibuat seseorang dengan memanfaatkan sampah yang rumah tangga yang didaur ulang, seperti sampah makanan atau sampah organik lainnya.

Sampah rumah tangga yang diperuntukkan untuk membuat kompos umumnya bisa menghasilkan bau tak sedap.

Namun, ada sebuah cara yang bisa membuat kompos dari sampah rumah tangga menjadi tidak bau, sehingga lebih nyaman untuk dipakai dalam pemupukan tanaman.

Baca juga: 7 Manfaat Ampas Kopi untuk Aglonema, Jadi Kompos hingga Usir Hama

Dikutip dari kanal YouTube Santai Berkebun, Selasa (6/7/2021), berikut ini cara membuat kompos dari sampah rumah tangga tanpa bau.

1. Siapkan wadah bekas cat

Hal pertama yang diperlukan saat membuat kompos dari sampah rumah tangga adalah menyiapkan wadah bekas cat seukuran 20 liter.

Ilustrasi pupuk kompos. PIXABAY/JOKE VANDER LEIJ Ilustrasi pupuk kompos.

2. Lubangi wadah

Wadah ini kemudian perlu kamu lubangi agak banyak di bagian tepi-tepinya, agar udara bisa mengalir lancar dan juga yang akan mencegah agar kompos tidak bau.

Dengan adanya lubang-lubang yang kamu buat, hal ini membuat aliran udara jadi lancar, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak membutuhkan oksigen.

Baca juga: 11 Benda yang Tidak Boleh Dibuat Kompos, Minyak Jelantah hingga Susu

Bakteri inilah yang akan membuat sampah nanti menjadi bau. Sedangkan bakteri aerob atau bakteri yang membutuhkan oksigen akan memproses sampah menjadi kompos tanpa menimbulkan bau.

3. Buang sisa makanan yang berasal dari tanaman

Buang sisa makanan sehari-hari yang berasal dari tanaman, seperti sayuran, kulit bawang, buah-buahan, dan sebagainya ke dalam wadah cat yang sudah dilubangi.

 

Ingat, jangan gunakan sampah makanan yang berasal dari hewan, seperti daging atau ikan, karena nanti akan mengundang tikus.

Setelah sampah sisa makanan yang berasal dari tanaman dimasukkan ke dalam wadah bekas cat, masukkan pula tanah segenggam saja.

Baca juga: Mengapa Kompos Berbau Busuk? Ini Penyebab dan Solusinya

4. Beri tanah secara teratur

Setiap hari, setelah kamu membuang sampah tanaman ke wadah cat bekas, maka kamu perlu memberinya tanah lagi, dan begitu seterusnya sampai wadahnya penuh.

Ilustrasi kompos, membuat kompos dari sampah organik dapur. PIXABAY/COULEUR Ilustrasi kompos, membuat kompos dari sampah organik dapur.

5. Diamkan kompos

Setelah penuh, diamkan kompos di dalam wadah, kurang lebih selama dua sampai tiga bulan.

Setelah dua sampai tiga bulan, komposnya sudah jadi. Kamu tinggal mengeluarkan isi kompos keluar dari wadah.

Kompos yang sudah matang akan berwarna gelap dan tidak berbau lagi atau baunya seperti tanah.

Baca juga: Apa Arti Kompos Hijau dan Cokelat? Ini Penjelasannya

Petunjuk yang paling gampang apakah kompos bisa digunakan atau belum adalah dengan melihat adanya biji yang tumbuh, bisa biji apa pun. Kalau bijinya sudah bisa tumbuh, berarti kompos siap digunakan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com