Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Pertandingan Indonesia Vs Uzbekistan Diulang karena Ada Kecurangan

Kompas.com - 30/04/2024, 15:30 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah video mengeklaim bahwa pertandingan semifinal Piala Asia U23 2024, Indonesia melawan Uzbekistan diulang karena adanya kecurangan.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tidak benar atau hoaks.

Sebagai konteks, Uzbekistan menang 2-0 atas Indonesia. Pertandingan yang berlangsung pada Senin (19/4/2024) tersebut diwarnai kartu merah bagi timnas Indonesia.

Narasi yang beredar

Video mengenai pertandingan Indonesia melawan Uzbekistan diulang disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan YouTube ini.

Berikut judul video berdurasi 3 menit 52 menit yang diunggah pada Selasa (30/4/2024):

UZBEKISTAN PASRAH !! AFC Temukan ada kecurangan,laga Timnas U-23 VS Uzbekistan di Ulang Rabu -harus itu

Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Selasa (30/4/2024), mengenai pertandingan Indonesia melawan Uzbekistan di Piala Asia U23 2024 diulang karena adanya kecurangan.akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Selasa (30/4/2024), mengenai pertandingan Indonesia melawan Uzbekistan di Piala Asia U23 2024 diulang karena adanya kecurangan.

Penelusuran Kompas.com

Tidak ada informasi atau bukti dalam video yang mendukung bahwa pertandingan Indonesia melawan Uzbekistan diulang karena ada kecurangan.

Klip yang ditampilkan merupakan potongan dari beberapa video dan cuplikan pertandingan.

Misalnya salah satu klip menampilkan pidato Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.

Klip yang dipakai merupakan video lama saat Kongres Luar Biasa AFC pada 2016. Video identik ditemukan di kanal YouTube theafcdotcom, 27 September 2016.

Sementara, terdapat klaim-klaim keliru yang disebutkan oleh narator.

Misalnya, klaim pernyataan Presiden AFC bahwa Indonesia kalah karena wasit.

Pernyataan semacam itu muncul dari twit akun X @idextratime, Senin (29/4/2024), bukan dari Presiden AFC.

Sejauh ini, tidak ditemukan pernyataan dari Shaikh Salman mengenai pertandingan Indonesia melawan Uzbekistan.

Kegiatan terakhir Shaikh Salman yakni berkunjung ke Korea Selatan. Dalam pernyataannya, Shaikh Salman menyoroti kemajuan sepak bola Korea Selatan. Tidak ada pernyataan soal kecurangan di Piala Asia 2024.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[VIDEO] Hoaks Kylian Mbappe Promosikan Situs Judi, Simak Bantahannya

[VIDEO] Hoaks Kylian Mbappe Promosikan Situs Judi, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

Data dan Fakta
Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Hoaks atau Fakta
Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Sejarah dan Fakta
Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Angelina Jolie Bicara Genosida Srebrenica, Bukan Konflik Israel-Palestina

[KLARIFIKASI] Angelina Jolie Bicara Genosida Srebrenica, Bukan Konflik Israel-Palestina

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Erupsi Tangkuban Parahu | Rekaman CCTV Kasus Vina

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Erupsi Tangkuban Parahu | Rekaman CCTV Kasus Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada 11 Juni

INFOGRAFIK: Hoaks soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada 11 Juni

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Egi Tersangka Pembunuhan Vina Dilepaskan karena Salah Tangkap

[HOAKS] Egi Tersangka Pembunuhan Vina Dilepaskan karena Salah Tangkap

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Kecelakaan di Yunani

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Kecelakaan di Yunani

Hoaks atau Fakta
Riwayat Industri Minyak Bumi Indonesia, dari Era Belanda ke Pertamina

Riwayat Industri Minyak Bumi Indonesia, dari Era Belanda ke Pertamina

Sejarah dan Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com